spot_img
spot_img
BerandaBali253 KK Terdampak Banjir di Banjar, Pemkab Buleleng Pastikan Suplai Air Bersih...

253 KK Terdampak Banjir di Banjar, Pemkab Buleleng Pastikan Suplai Air Bersih Aman

UPDATEBALI.com, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng bergerak cepat memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana banjir bandang tetap terpenuhi, terutama ketersediaan air bersih.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan masyarakat yang terdampak bencana tidak boleh mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sutjidra saat kembali meninjau kondisi wilayah serta warga terdampak banjir bandang di Dusun Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Minggu 8 Maret 2026.

Dalam kunjungannya, ia menjelaskan bahwa sebagian jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) mengalami kerusakan akibat bencana sehingga distribusi air di beberapa titik terhenti.

Baca Juga:  Bentuk Penghargaan, Besaran Bonus Atlet Buleleng Berprestasi Ditingkatkan

“Sebagian aliran air terputus, khususnya di wilayah Kecamatan Banjar. Karena itu pemerintah menyiapkan suplai air bersih agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Sutjidra.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemkab Buleleng menurunkan armada tangki air dan menempatkan sejumlah tandon di titik-titik yang membutuhkan. Bantuan tersebut berasal dari Dinas PUTR Perkim, BPBD Buleleng, PMI, serta dukungan dari BPBD Provinsi Bali.

Menurut Sutjidra, distribusi air bersih harus dilakukan secara berkelanjutan agar warga tetap memiliki akses air untuk minum, memasak, hingga keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

“Kita pastikan tandon air terus terisi. Kebutuhan air ini sangat penting agar masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk memasak,” katanya.

Baca Juga:  Detik Bali Awards 2025, Pemkab Tabanan Sabet Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Gede Suyasa mengungkapkan bahwa banjir bandang di Kecamatan Banjar berdampak pada 253 kepala keluarga. Setidaknya terdapat enam wilayah yang kini membutuhkan suplai air bersih, yakni Banjar Dinas Banjar Tegeha, Banjar Dinas Banjar Sekar, Dusun Ambengan, Desa Banjar, Dencarik, serta Tirtasari.

Dalam penanganan darurat ini, sejumlah armada dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. BPBD Provinsi Bali menurunkan satu truk tangki dan tiga tandon air, sementara BPBD Buleleng mengerahkan satu truk tangki dan lima tandon. Bantuan juga datang dari PUTR Perkim, PMI, serta Perumda Tirta Hita.

Baca Juga:  Sambut Hari Raya Saraswati, 'Pustakeling Ayang Ebeb' Gelar Mesatua di SD 1 Peguyangan

Sebelumnya, Pemkab Buleleng juga telah menyalurkan berbagai bantuan logistik bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah. Bantuan tersebut meliputi tenda darurat, selimut, velbed, perlengkapan memasak, perlengkapan mandi, pakaian, serta paket sembako.

Bupati Sutjidra turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari masyarakat, TNI, Polri, Basarnas hingga relawan yang bergotong royong melakukan pencarian korban serta pembersihan material banjir di lokasi terdampak.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments