200 Paket Ikan Dibagikan di Desa Ayunan, Ini Pesan Rasniathi Adi Arnawa untuk Para Ibu

0
21
200 Paket Ikan Dibagikan di Desa Ayunan, Ini Pesan Rasniathi Adi Arnawa untuk Para Ibu
200 Paket Ikan Dibagikan di Desa Ayunan, Ini Pesan Rasniathi Adi Arnawa untuk Para Ibu. Sumber foto: Humas Badung/Updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Pemkab Badung terus mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi ikan sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan menekan risiko stunting. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembagian paket olahan ikan yang disertai layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Wantilan Kantor Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Selasa 20 Oktober 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perikanan Kabupaten Badung ini dihadiri langsung oleh Ketua TP. PKK sekaligus Ketua K3S Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan penuh dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pangan bergizi bagi tumbuh kembang anak.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace Minta BKKBN Optimalkan Koordinasi Integrasi dan Konvergensi Dalam Menekan Stunting di Bali

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Plt. Camat Abiansemal bersama unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Ayunan, perangkat desa, serta masyarakat penerima manfaat. Dalam aksi sosial ini, sebanyak 200 paket olahan ikan berupa ikan nila, ikan lele, dan abon tuna diserahkan kepada warga.

Rasniathi Adi Arnawa mengajak masyarakat, khususnya para ibu, untuk menjadikan ikan sebagai menu wajib harian. Selain mendorong pemanfaatan pekarangan untuk budidaya ikan mandiri, beliau menekankan pentingnya kreativitas dalam mengolah makanan agar anak-anak gemar makan ikan.

Baca Juga:  Perluas Layanan, Astra Motor Sesetan Hadirkan Pos Penjualan Terbaru di Kawasan Sidakarya

“Jadi wajib Ibu-ibu setiap hari ada ikannya. Ikan mengandung mineral, asam amino, dan omega-3 yang penting untuk kecerdasan anak-anak, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta mendukung pertumbuhan anak. Mari kita biasakan mengonsumsi ikan, tidak hanya saat ada bantuan dari pemerintah,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa bantuan pangan ini harus menjadi pemicu kesadaran masyarakat untuk membangun kebiasaan sehat secara mandiri.

“Kita berharap ibu-ibu bisa mengolah ikan menjadi berbagai macam menu, sehingga anak-anak juga senang mengkonsumsi ikan. Jadi bukan hanya ketika ada bantuan, tetapi menjadi kebiasaan setiap hari,” imbuhnya.

Baca Juga:  Baturiti Festival 2026 Resmi Dibuka, Potensi Budaya dan Pariwisata Tabanan Jadi Sorotan

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, menjelaskan bahwa penyaluran di Desa Ayunan ini merupakan titik kedelapan dari target 10 kali penyaluran sepanjang tahun 2026. Program ini sengaja melibatkan kelompok pembudidaya serta pengolah lokal guna menggerakkan sektor ekonomi perikanan Badung.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus mendorong masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan. Di sisi lain, program ini juga memberikan ruang bagi kelompok pembudidaya, pengolah, dan pemasar hasil perikanan lokal untuk terus berkembang,” ujarnya.(nov/gatrabali)