spot_img
spot_img
BerandaBaliBadung16 Juta Penumpang Setahun, Gubernur Bali Dorong Percepatan Penataan Akses Bandara Ngurah...

16 Juta Penumpang Setahun, Gubernur Bali Dorong Percepatan Penataan Akses Bandara Ngurah Rai

UPDATEBALI.com, MANGUPURAGubernur Bali Wayan Koster mendorong percepatan penguatan akses transportasi menuju dan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai langkah strategis mengantisipasi kemacetan sekaligus menjaga kualitas pelayanan pariwisata Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster mendorong percepatan penguatan akses transportasi menuju dan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai langkah strategis mengantisipasi kemacetan sekaligus menjaga kualitas pelayanan pariwisata Bali.

Dorongan tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin 15 Juni 2026.

Menurutnya, keberadaan Bandara Ngurah Rai sebagai pintu gerbang utama Pulau Bali membuat peningkatan aksesibilitas menjadi kebutuhan mendesak. Permasalahan kemacetan di sekitar kawasan bandara dinilai perlu segera ditangani agar tidak berdampak terhadap citra pariwisata Bali.

Baca Juga:  Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2021 Ditetapkan Menjadi Perda

Pada kesempatan itu, Gubernur Koster menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan FGD yang melibatkan berbagai pihak guna mencari solusi bersama terkait sistem transportasi di kawasan bandara.

Ia juga memaparkan tingginya mobilitas wisatawan yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai. Sepanjang tahun 2025, jumlah wisatawan mancanegara tercatat mencapai 7,05 juta orang, sedangkan wisatawan domestik mencapai 9,2 juta orang.

“Pada tahun 2025, wisatawan manca negara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 7 juta 50 ribu orang. Ditambah wisatawan domestik yang mencapai 9,2 juta. Jadi kalau ditotal, mencapai 16 juta lebih,” urainya.

Baca Juga:  'Jineng Golden Hours', Sentuhan Cahaya Baru dari Golden Tulip Jineng Resort

Melihat tingginya jumlah pergerakan penumpang tersebut, ia menilai penguatan akses transportasi menuju bandara beserta kawasan sekitarnya, khususnya Badung dan Denpasar, harus segera direalisasikan.

Gubernur Koster berharap forum tersebut mampu menghasilkan rekomendasi yang komprehensif dan dapat segera diimplementasikan.

“Petakan betul setiap titiknya. Ini tak bisa fokus di satu titik saja, alur kendaraan harus benar-benar dipetakan,” pintanya.

Selain itu, ia juga menyinggung rencana pengembangan fasilitas bandara, termasuk perluasan area parkir dan terminal. Gubernur berharap pengelola bandara dapat segera merealisasikan rencana tersebut guna mendukung peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa.

Baca Juga:  D’Youth Fest 5.0 Resmi Dibuka, Jadi Wadah Ekspresi dan Inovasi Generasi Muda Denpasar

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT Angkasa Pura Indonesia, Ferry Kusnowo, menjelaskan bahwa FGD tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, penguatan aksesibilitas transportasi bandara membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, bertahap, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Forum tersebut juga menghadirkan akademisi Universitas Udayana, Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya, yang memaparkan hasil kajian terkait penguatan sistem transportasi di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk selanjutnya mendapatkan masukan dari berbagai pihak.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments