UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang digelar pada Kamis, 22 Mei 2025 di Ruang Rapat Hita Gosana Lantai II, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Badung.
Rapat ini diikuti seluruh Perbekel se-Kabupaten Badung serta dihadiri perwakilan dari Polres Badung, Kejari Badung, kepala OPD terkait, dan para camat se-Badung.
Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa guna mewujudkan visi-misi pembangunan AdiCipta 2025-2030.
Menurutnya, sejumlah isu strategis seperti kemacetan, pengelolaan sampah, penghijauan, dan penataan tata kelola desa menjadi fokus yang harus diselaraskan antara kedua tingkatan pemerintahan.
“Desa-desa di Badung harus tertata agar mampu menambah daya tarik di mata wisatawan. Saya melihat ada komitmen dari para Perbekel untuk sejalan dengan visi-misi kami. Gerakan untuk mewujudkan ini harus datang dari seluruh elemen, termasuk pemerintah desa,” ujar Adi Arnawa.
Ia optimistis, dengan sinergi yang kuat dan pelaksanaan program secara terpadu, percepatan pembangunan dapat dicapai.
“Kalau dilakukan dengan integritas, tujuan yang direncanakan tercapai dalam lima tahun bisa saja dicapai hanya dalam satu tahun. Untuk itu, saya minta Kadis PMD segera siapkan regulasi yang memungkinkan pelimpahan sebagian kewenangan dari pemerintah kabupaten ke desa, sehingga penyusunan APBDes bisa selaras dengan program kabupaten,” tegasnya.
Ketua Forum Perbekel Kabupaten Badung sekaligus Perbekel Desa Punggul, Kadek Sukarma, dalam laporannya menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi forum penting bagi para Perbekel untuk memahami dan mengimplementasikan arah kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Badung.
“Kami di desa memiliki keterbatasan dalam pengelolaan pemerintahan, maka kami mohon bimbingan dari Bapak Bupati, Kejari, dan Kapolres. Kami siap menerima arahan dan pendampingan agar mampu menjalankan tata kelola desa dengan lebih baik,” ungkap Sukarma.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum awal penguatan sinergi dan percepatan pencapaian program-program pembangunan Kabupaten Badung berbasis desa.(den/ub)





