Wawali Arya Wibawa Hadiri Porseni Desa Adat Ubung dalam Perayaan HUT RI ke-79

0
269
Wawali Arya Wibawa Hadiri Porseni Desa Adat Ubung dalam Perayaan HUT RI Ke-79
Wawali Arya Wibawa Hadiri Porseni Desa Adat Ubung dalam Perayaan HUT RI Ke-79. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Desa Adat Ubung sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79 yang digelar di Lapangan Volly Banjar Sedana Merta, Desa Adat Ubung, Minggu, 18 Agustus 2024.

Dalam acara ini, Wawali Arya Wibawa berbaur dengan masyarakat setempat, didampingi oleh Camat Denpasar Utara, Wayan Yusswara, dan Bendesa Desa Adat Ubung, I Made Jesna.

Baca Juga:  Forum Anak Kecamatan Denpasar Timur Sosialisasikan Peran 2P dan Budaya Tradisional di Desa Dangin Puri Kelod

Pada kesempatan tersebut, Arya Wibawa juga melepas benih ikan ke sungai dan meninjau infrastruktur di area Taman Beji Pura Desa Adat Ubung serta SD Negeri Nomor 5 Ubung. Ia menyampaikan pentingnya semangat persatuan yang lahir dari kegiatan seperti Porseni Desa, yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Lepas 33 Peserta Kontingen PENAS XIV KTNA ke Kota Padang, Sumatera Barat

“Porseni ini mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan yang penting untuk menangkal radikalisme dan mendukung pembangunan di Kota Denpasar. Antusiasme masyarakat Ubung menunjukkan kekompakan yang menjadi modal besar bagi bangsa kita,” ujar Arya Wibawa.

Ketua Panitia, Made Yudi Artawan, menambahkan bahwa Porseni Desa Adat Ubung 2024 yang diadakan oleh Sabha Yowana Desa Adat Ubung mencakup berbagai kegiatan, termasuk delapan cabang olahraga seperti Bulutangkis, Futsal, dan E-Sport, serta lomba seni seperti Parade Baleganjur dan Makekawin. Acara ini juga melibatkan UMKM lokal dalam bidang kuliner, sebagai upaya memupuk persatuan dan kebersamaan di Desa Adat Ubung.

Baca Juga:  Lupa Matikan Dupa, Rumah Ardana Ludes Terbakar

“Porseni ini bukan hanya untuk merayakan kemerdekaan, tapi juga untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan di desa kami,” tutup Made Yudi. (per/ub)