UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Seekor Hiu Paus atau yang sering disebut Hiu Tutul kembali terdampar di pinggir pantai Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Jembrana, Senin pagi 27 November 2023, tepatnya disebelah selatan Krematorium Pekutatan, Hiu Paus dalam kondisi hidup ini kemudian diselamatkan sejumlah warga dengan cara menarik kembali ke tengah laut.
Dari informasi, temuan hiu paus terdampar hidup diketahui oleh warga sekitar pukul 06.30 wita. Hiu Paus dalam bahasa latin Rhincodon typus ini belum diketahui persis ukurannya, namun satwa laut yang dilindungi tersebut diperkirakan terdampar sekitar 50 meter dari bibir pantai Pekutatan.
“Betul, itu jenis yang sama dengan yang sebelum-sebelumnya (hiu paus),” kata Koordinator Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Jembrana, Andri Purna Jatmiko, dikonfirmasi, Senin 27 November 2023.
Ia menjelaskan, ikan Hiu Paus yang terdampar ini sudah keempat kalinya terjadi di pantai yang sama. Ini merupakan spesies yang sama dari kasus ikan Hiu Paus terdampar sebelumnya, namun kali ini berhasil diselamatkan oleh warga setempat.
Jatmiko juga menjelaskan, terdamparnya kembali Hiu Paus di lokasi yang sama dan terjadi beberapa kali ini, diperkirakan bahwa di lokasi tersebut terdapat habitat dan diduga melimpahnya sumber makanan yang ada di sekitaran lokasi tersebut.
Karena kondisi masih hidup, kemudian warga berusaha dengan cepat untuk menyelematkan Hiu Paus tersebut. Sehingga petugas belum sempat mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaaan baik kondisi, ukuran maupun jenis kelamin mamalia laut tersebut.
“Untuk ukuran dan jenis kelamin dari ikan Hiu Paus tersebut belum diketahui. Saat ditemukan oleh warga, ikan Hiu Paus tersebut masih dalam keadaan hidup dan didorong agar bisa kembali ke laut dan belum kelihatan balik ke darat. Ya kemungkinan memang disitu daerah feedingnya atau memang jadi lokasi habitatnya di sana, dan kemungkinan di daerah sana banyak terdapat makanannya,” ujarnya.
Hingga saat ini, penemuan adanya ikan Hiu Paus yang terdampar di Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan merupakan kali keempat. Namun kali ini temuan Hiu Paus yang terdampar hidup, sedangkan tiga temuan sebelumnya dalam kondisi mati.
Kapolsek Pekutatan, Kompol I Wayan Suastika membenarkan adanya kejadian temuan Hiu Paus yang terdampar tersebut. Pihaknya lantas menugaskan anggota untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Namun, sekitar pukul 07.16 wita Hiu Paus tersebut sudah tidak ada di lokasi.
“Anggota sudah ke lokasi, sekitar pukul 07.16 Wita sudah berhasil berenang kembali ke tengah laut, dibantu oleh warga,” katanya.(dik/ub)





