Walikota Jaya Negara Tinjau Lomba Ogoh-Ogoh Mini ST Yowana Paramarthan, Tanjung Bungkak Kaja

0
377
Pelaksanaan Lomba Ogoh-Ogoh mini oleh Sekeha Teruna Teruni (ST) Yowana Paramarthan, Banjar Tanjung Bungkak Kaja, Denpasar Timur ditinjau Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sabtu 16 Maret 2024 di balai banjar setempat.
Pelaksanaan Lomba Ogoh-Ogoh mini oleh Sekeha Teruna Teruni (ST) Yowana Paramarthan, Banjar Tanjung Bungkak Kaja, Denpasar Timur ditinjau Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sabtu 16 Maret 2024 di balai banjar setempat. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Sebuah momentum seni dan budaya terjadi di Banjar Tanjung Bungkak Kaja, Denpasar Timur, dengan digelarnya Lomba Ogoh-Ogoh mini oleh Sekeha Teruna Teruni (ST) Yowana Paramarthan.

Sabtu 16 Maret 2024 lalu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turut menyaksikan sendiri hasil karya para peserta yang dipajang di balai banjar setempat.

Lomba yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya ini tidak hanya menampilkan kreativitas dalam pembuatan ogoh-ogoh mini, tetapi juga lomba tapel (topeng) ogoh-ogoh. Peserta dari dalam dan luar Kota Denpasar turut berpartisipasi, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap ajang seni budaya ini.

Baca Juga:  Walikota Denpasar Tutup TTD Fest 2024, Ajang Kreativitas Generasi Muda untuk Lestarikan Budaya

Walikota Jaya Negara, dalam kesempatan tersebut, menyatakan kagum terhadap dedikasi dan kreativitas yang tergambar jelas dalam setiap karya yang dipamerkan.

“Para peserta tidak hanya berkarya dengan baik, tetapi juga mampu menjelaskan filosofi di balik karya mereka,” ungkapnya.

Menurut Jaya Negara, Kota Denpasar sebagai kota yang mengedepankan pengembangan budaya, mengambil peran penting dalam mewadahi setiap ekspresi seni masyarakatnya. Dukungan penuh diberikan oleh Pemerintah Kota Denpasar untuk pengembangan seni dan budaya, terutama di kalangan generasi muda.

Baca Juga:  Semarak Hari Pajak 2024, Walikota Denpasar Buka Turnamen Tenis Meja

“Penciptaan atmosfer berkesenian yang baik akan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni, serta menjaga kelestarian seni budaya,” tambahnya.

Ketua Panitia Acara, Jelantik, menjelaskan bahwa Lomba Ogoh-Ogoh mini dan tapel ini adalah yang ketiga kalinya diselenggarakan. Tema “Naranatya” atau muda berkarya diangkat dalam lomba kali ini, dengan pembagian kategori seperti anak-anak, non-mesin, mesin, dan tapel.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Bersama Pemedek Laksanakan Persembahyangan Hari Suci Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha Denpasar

“Pendaftaran lomba telah dibuka sejak 5 Pebruari lalu dan ditutup pada 14 Maret, dengan jumlah peserta mencapai 67 dari berbagai daerah seperti Bangli dan Gianyar,” ungkap Jelantik.

Salah satu peserta, Made Luhur dari Banjar Buatan, menyatakan kebahagiannya dapat berpartisipasi dalam Lomba Ogoh-Ogoh ini.

“Partisipasi dalam lomba ini memacu saya untuk terus berkarya dengan lebih baik di masa mendatang,” tuturnya dengan semangat.(per/ub)