UPDATEBALI.com, DENPASAR – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi melepas rombongan calon jamaah haji dari Kota Denpasar untuk musim haji tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi.
Upacara pelepasan ini berlangsung di Terminal Ubung Denpasar pada Rabu 29 Mei 2024 sore dan merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Ibadah Haji tahun ini. Para jamaah haji akan berangkat menuju embarkasi Sukolilo di Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Acara pelepasan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Ketut Rimbawan, Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, AAN Gede Darma Putra Atmaja, perwakilan Polresta Kota Denpasar, serta para calon jamaah haji.
Dalam sambutannya, Walikota Jaya Negara berpesan agar calon jamaah haji selalu menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah. Ia menekankan pentingnya menjaga kebugaran fisik dengan berolahraga dan menjaga pola makan, mengingat ibadah haji merupakan ibadah fisik. Selain itu, ia juga mengingatkan jamaah untuk memahami tata cara manasik haji dengan benar, yang merupakan bagian dari ibadah rohani.
“Ikuti bimbingan manasik yang dilakukan di tanah air maupun di perjalanan dan di Tanah Suci. Ingatlah untuk saling menjaga, mengedepankan rasa menyame braye, saling mengingatkan, dan selalu berdoa agar bapak ibu sekalian dapat melaksanakan Ibadah Haji dengan lancar, kembali pulang dengan selamat, serta menjadi Haji Mabrur,” ujar Jaya Negara.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Ketut Rimbawan, menyampaikan bahwa 270 jamaah haji dari Kota Denpasar akan berangkat tahun ini, terdiri dari 127 laki-laki dan 143 perempuan. Jamaah termuda berusia 23 tahun dan yang tertua 85 tahun. Mereka tergabung dalam Kloter SUB-71 sebanyak 236 orang dan Kloter SUB-72 sebanyak 34 orang, yang dijadwalkan berangkat pada 29 Mei dan kembali pada 13 Juli 2024.
“Penyelenggaraan Ibadah Haji adalah tanggung jawab pemerintah yang melibatkan banyak pihak. Oleh karena itu, sejak awal Kementerian Agama Kota Denpasar telah melakukan persiapan, termasuk koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait, seperti Kantor Imigrasi, Dinas Kesehatan, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan,” ungkapnya.
Kerjasama yang baik antara berbagai pihak diharapkan dapat memastikan kelancaran dan keselamatan para jamaah haji selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.(per/ub)



