Wali Kota Jaya Negara Paparkan Rancangan APBD Denpasar 2027, Dorong Anggaran Lebih Efektif

0
26
Wali Kota Denpasar Jaya Negara menyampaikan rancangan perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 dengan fokus pada efektivitas anggaran dan keberlanjutan pembangunan Kota Denpasar.
Wali Kota Denpasar Jaya Negara menyampaikan rancangan perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 dengan fokus pada efektivitas anggaran dan keberlanjutan pembangunan Kota Denpasar. Sumber foto : Humas Denpasar/updatebali

GATRABALI.COM, DENPASAR – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan penjelasan terkait usulan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 serta Rancangan APBD Tahun 2027 dalam Sidang Paripurna ke-15 DPRD Kota Denpasar yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis, 10 September 2026.

Sidang paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, dan diikuti 37 anggota DPRD Kota Denpasar dari berbagai fraksi.

Dalam pengantarnya, Wali Kota Jaya Negara menjelaskan bahwa penyusunan kedua rancangan anggaran tersebut telah mengacu pada hasil pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) KUA-PPAS Perubahan 2026 pada 12 Agustus 2026 dan KUA-PPAS 2027 pada 28 Juli 2026.

Baca Juga:  Bupati Badung Sambut Bupati Jepara, Diskusikan Pengelolaan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal

Penyusunannya juga telah disesuaikan dengan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 dan Nomor 17 Tahun 2026.

“Penyusunan ini sudah memperhatikan sinkronisasi kebijakan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, baik menyangkut pendapatan, belanja, maupun pembiayaan daerah,” ujar Jaya Negara.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara memaparkan secara garis besar bahwa dalam Rancangan Perubahan APBD 2026, target Pendapatan Daerah meningkat Rp179,83 miliar menjadi Rp3,26 triliun lebih.

Baca Juga:  Ketua DPRD Tabanan Ajak Pengusaha Tertib Perizinan untuk Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Kenaikan terbesar berasal dari Pendapatan Asli Daerah yang bertambah Rp178,73 miliar menjadi Rp2,22 triliun lebih. Sementara itu, Belanja Daerah juga meningkat Rp262,40 miliar menjadi Rp3,90 triliun lebih.

“Dari perhitungan tersebut, dapat disebutkan defisit Perubahan APBD 2026 tercatat Rp644,73 miliar lebih. Defisit akan ditutup melalui Penerimaan Pembiayaan dari SiLPA Tahun 2025,” ujar Jaya Negara.

Selanjutnya, Jaya Negara mengatakan bahwa untuk Rancangan APBD 2027, Pendapatan Daerah Kota Denpasar ditargetkan sebesar Rp2,89 triliun lebih. Sementara Belanja Daerah dirancang sebesar Rp3,35 triliun lebih. Dengan demikian, terdapat defisit sebesar Rp459,63 miliar lebih yang rencananya ditutup melalui Pembiayaan Daerah.

Baca Juga:  Inisiatif Pj Sekda Badung, Sinergitas PKB dan BBNKB untuk Peningkatan Pendapatan Daerah

“Belanja Tahun 2027 kami susun dengan pendekatan prestasi kerja yang berorientasi pada pencapaian hasil, untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran,” kata Jaya Negara.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Jaya Negara mengharapkan masukan dan koreksi konstruktif dari DPRD dalam pembahasan selanjutnya. Ia berharap pembahasan tersebut dapat menghasilkan APBD terbaik untuk keberlanjutan pembangunan Kota Denpasar.

“Saya mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti, sehingga apa yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan Kota Denpasar,” katanya.(per/updatebali)