UPDATEBALI.com, KARANGASEM – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri rangkaian upacara Melaspas dan Mecaru Rsi Gana di Pura Merajan Agung Kawitan Ida Bang Manik Angkeran Siddhimantra Besakih, Sabtu 7 Maret 2026.
Upacara tersebut digelar bertepatan dengan Saniscara Pon Wuku Wugu, Sasih Kesanga.
Ritual sakral tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari prosesi penyucian setelah selesainya pembangunan pelinggih baru di area pura. Upacara ini sekaligus menandai penggunaan pelinggih yang telah selesai dibangun beberapa waktu lalu.
Ketua pengempon pura, I Gusti Ngurah Wiraguna, menjelaskan bahwa pembangunan pelinggih baru telah rampung pada 28 Februari lalu. Setelah tahap pembangunan selesai, dilanjutkan dengan rangkaian upacara adat sebagai bagian dari tradisi penyucian sebelum pelinggih difungsikan.
Ia menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan dimulai dari ngayah mereresik atau pembersihan area pura, dilanjutkan dengan prosesi nedunang Ida Bhatara, menggali pedagingan dari pelinggih lama, kemudian upacara melaspas dan mecaru Rsi Gana. Prosesi tersebut ditutup dengan ngingsirang Ida Bhatara menuju pelinggih yang baru.
Dalam kesempatan itu, Jaya Negara menyampaikan bahwa pelaksanaan yadnya seperti ini memiliki makna penting bagi umat Hindu sebagai bentuk peningkatan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Menurutnya, upacara keagamaan tidak hanya menjadi tradisi spiritual, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat.
“Melalui pelaksanaan yadnya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas spiritual umat serta membawa energi positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat dapat terus dijaga sebagai bagian dari warisan budaya dan spiritual masyarakat Bali.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara, serta sejumlah undangan lainnya.(per/ub)





