spot_img
spot_img
BerandaBaliWali Kota Denpasar Tunjuk I Nyoman Gede Pariatha sebagai Bendesa Adat Serangan...

Wali Kota Denpasar Tunjuk I Nyoman Gede Pariatha sebagai Bendesa Adat Serangan 2024-2029

UPDATEBALI.com, DENPASARWali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri upacara Majaya-Jaya Bendesa Adat dan Prajuru Adat Desa Serangan masa bakti 2024-2029 yang berlangsung pada Rabu, 14 Agustus 2024.

Upacara tersebut diselenggarakan di Pura Desa lan Pura Puseh Bale Agung Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara memberikan ucapan selamat kepada I Nyoman Gede Pariatha, yang dilantik sebagai Bendesa Adat Serangan untuk masa bakti 2024-2029.

Wali Kota Jaya Negara berharap agar Bendesa Adat yang baru dapat membangun sinergitas dan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kota Denpasar. Penekanan diberikan pada pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan di desa adat, serta pemberdayaan adat sesuai dengan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan yang berlaku.

Baca Juga:  Denpasar Siap Tampil di PKB, Wali Kota Jaya Negara Tinjau Pembinaan Sekaa Palegongan Klasik

“Harapan kami adalah agar dengan berlandaskan spirit Vasudaiva Kutumbakam, Adat dan Budaya Bali dapat menjadi landasan dalam melaksanakan tugas dan program pembangunan. Kami juga mengingatkan pentingnya menggunakan ajaran-ajaran Agama Hindu sebagai pedoman dalam pembangunan fisik dan mental spiritual masyarakat,” ungkap Jaya Negara.

Lebih lanjut, Wali Kota Jaya Negara berharap bahwa dengan terlaksananya upacara Majaya-Jaya, kepengurusan Desa Adat Serangan yang baru dapat mengemban amanat masyarakat dengan baik. Ia mengingatkan agar Bendesa Adat yang baru dapat bekerja sama dalam menjaga dan memajukan Desa Adat Serangan serta berkontribusi pada kemajuan Kota Denpasar secara keseluruhan.

Baca Juga:  Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul di Panti Gede, Wali Kota Jaya Negara Soroti Semangat Gotong Royong

Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar, Anak Agung Ketut Sudiana, juga turut menyampaikan selamat kepada Bendesa terpilih. Ia mengharapkan agar dalam kepemimpinan yang baru ini, program-program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan awig-awig serta pararem yang berlaku di Desa Pakraman Serangan.

“Kami berharap kepemimpinan yang baru ini mampu menjaga kekompakan dan melaksanakan tugas-tugas adat dengan sebaik-baiknya,” ujar Sudiana.

Baca Juga:  Rektor Universitas Hasanuddin Kunjungi Universitas Udayana

Upacara Majaya-Jaya ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan desa adat, serta mendukung pelestarian budaya dan pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments