UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Bupati (Wabup) Badung, Ketut Suiasa, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) di Cinnamon Ballroom Hotel Holiday Inn Resort Baruna Bali.
Acara yang berlangsung pada hari Senin, 29 Juli 2024 ini mengusung tema “Mewujudkan Keluarga Berintegritas Melalui Penanaman Nilai Nilai Anti Korupsi” dan ditandai dengan pemukulan gong oleh Plh. Direktur Peran Serta Masyarakat KPK RI Jhonson Ridwan Ginting, Wabup Ketut Suiasa, dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Jhonson Ridwan Ginting, Sekda Adi Arnawa, Inspektur Luh Suryaniti, perwakilan Forkopimda, serta para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah yang didampingi oleh suami atau istri masing-masing.
Wabup Suiasa menyatakan bahwa Bimtek Keluarga Berintegritas ini sangat penting bagi para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya yang didampingi oleh pasangan mereka.
“Budaya anti korupsi harus dibangun dari keluarga, selain dari faktor personal. Integritas dalam keluarga sangat penting dalam membangun budaya anti korupsi,” ujar Suiasa.
Lebih lanjut, Wabup Suiasa menjelaskan bahwa banyak kasus korupsi terjadi karena kurangnya integritas yang disebabkan oleh kondisi keluarga.
“Bimtek ini penting untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi, yaitu kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Jika ketiga nilai ini diterapkan dalam keluarga, maka akan menjadi kunci untuk menghindari korupsi,” tambahnya.
Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Jhonson Ridwan Ginting, mengatakan bahwa Bimtek Keluarga Berintegritas bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada pasangan pejabat di Badung.
“Strategi KPK dalam penanganan korupsi terdiri dari tiga aspek: penindakan, pencegahan, dan pendidikan. Melalui Bimtek ini, diharapkan terbentuk keluarga yang menjalankan kejujuran dan keterbukaan, sehingga para ASN dapat bekerja dengan lebih lapang dan tahan godaan,” jelasnya.
Jhonson juga menambahkan bahwa fenomena kejahatan korupsi yang melibatkan keluarga pejabat semakin mengkhawatirkan.
“Dengan Bimtek ini, diharapkan dapat terbentuk keluarga yang anti korupsi dan mendukung integritas pejabat dalam melaksanakan tugas mereka,” harap Jhonson.
Bimtek Keluarga Berintegritas ini merupakan salah satu upaya KPK RI dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi dan membangun integritas di lingkungan keluarga pejabat pemerintah daerah. (den/ub)





