Wabup Dirga dan BRIN Bahas Solusi Sampah Berkelanjutan, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Riset

0
356
Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga melakukan koordinasi dengan BRIN di Jakarta untuk membahas inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi dan berkelanjutan di Kabupaten Tabanan.
Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga melakukan koordinasi dengan BRIN di Jakarta untuk membahas inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi dan berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. Sumber foto : Humas Tabanan

UPDATEBALI.com, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus memperkuat upaya penanganan sampah melalui pendekatan berbasis riset dan inovasi.

Atas arahan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Gedung BJ Habibie BRIN, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk membahas pengelolaan sampah yang lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan BRIN dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah.

Dalam diskusi yang dihadiri Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN beserta Tim Manajemen Riset dan Inovasi Regional Jawa Timur dan Bali, berbagai isu dibahas mulai dari kondisi pengelolaan sampah di Tabanan, penerapan inovasi dan teknologi, hingga pengembangan ekonomi sirkular yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Baca Juga:  MDA Bali: Aturan Soal Kontribusi Pendatang akan Dibahas di Pesamuan Agung

Didampingi Kasubag Umum dan Keuangan Brida Tabanan, Wabup I Made Dirga menegaskan bahwa persoalan sampah membutuhkan solusi yang lebih komprehensif dengan memanfaatkan hasil riset dan teknologi yang sesuai dengan karakteristik daerah.

“Kehadiran kami merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk memperkuat pengelolaan sampah yang lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui pertemuan ini, kami berharap dapat memperoleh masukan serta menjajaki peluang kerja sama dengan BRIN dalam pengembangan berbagai inovasi pengelolaan sampah,” ujar Dirga.

Baca Juga:  Pj Gubernur Bali Saksikan Drama Gong Lawas 'Manik Kilat Bumi'

Ia menambahkan, sinergi dengan BRIN diharapkan mampu menghasilkan langkah nyata, mulai dari pengurangan sampah sejak dari sumbernya, pengolahan berbasis teknologi, hingga pengembangan konsep ekonomi sirkular yang berdampak positif bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, menjelaskan bahwa BRIN siap memberikan dukungan kepada pemerintah daerah melalui riset, kajian, inovasi, serta penerapan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Baca Juga:  Buleleng Kejar Kategori Sangat Inovatif, Nilai IID Naik dari 43,64 Jadi 62,98

Dukungan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) dalam mendorong lahirnya inovasi daerah.

Menurutnya, pengelolaan sampah dapat dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat rumah tangga, kawasan, hingga kabupaten dan kota. Pada skala yang lebih besar, salah satu teknologi yang dapat diterapkan adalah incinerator yang mampu mengolah sampah menjadi energi listrik dengan penerapan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.

Kolaborasi antara Pemkab Tabanan dan BRIN ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya sistem pengelolaan sampah yang modern, efisien, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan.(den/ub)