UNBI Gandeng Universitas Brawijaya, Dorong Dosen Tembus Jurnal Scopus Lewat UB PRESTIGE

0
40
UNBI dan Universitas Brawijaya berkolaborasi melalui Program UB PRESTIGE untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen dan memperkuat reputasi akademik di tingkat internasional.
UNBI dan Universitas Brawijaya berkolaborasi melalui Program UB PRESTIGE untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen dan memperkuat reputasi akademik di tingkat internasional. Sumber foto : Den/updatebali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Universitas Bali Internasional (UNBI) menggandeng Universitas Brawijaya melalui Program UB PRESTIGE untuk memperkuat kapasitas dosen dalam menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Workshop Penulisan Ilmiah Jurnal Bereputasi yang digelar di Aula Universitas Bali Internasional, Denpasar pada Jumat (11/9/2026).

Workshop bertema From Research to Global Publication: Strategi Kolaborasi Riset, SLR & Bibliometric hingga Pemanfaatan Fasilitas APC Universitas Bali Internasional dan Universitas Brawijaya itu diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri atas dosen UNBI dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi lainnya.

Kegiatan dibuka langsung Wakil Rektor I UNBI, Prof. Dr. I Komang Gde Bendesa, M.A.D.E., dengan menghadirkan narasumber Ir. Remba Yanuar Efranto, S.T., M.T., Ph.D., dari Universitas Brawijaya.

Wakil Rektor Bendesa mengatakan workshop tersebut dirancang tidak sekadar membahas teori penulisan ilmiah, tetapi mendampingi peserta agar mampu menyelesaikan naskah hingga siap dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus.

Baca Juga:  Prodi Sarjana FEB Unud Gelar Workshop Kompetisi Hibah Penelitian dan Pengabdian

“Ini workshop penulisan artikel di jurnal bereputasi. Kita lakukan kolaborasi antara Universitas Bali Internasional dengan Universitas Brawijaya agar nantinya lahir tulisan yang memiliki dampak luas dan mendalam,” ujarnya.

Menurut Bendesa, jumlah peserta sengaja dibatasi agar proses pendampingan berjalan lebih efektif. Seluruh peserta telah diminta membawa draft tulisan sebelum mengikuti pelatihan sehingga dapat langsung memperoleh bimbingan selama workshop berlangsung.

“Mereka datang sudah membawa tulisan, kemudian dibimbing bagaimana caranya sampai bisa dipublikasikan di jurnal bereputasi,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya penelitian yang lebih inovatif sekaligus memperluas kolaborasi antarakademisi.

“Harapannya jumlah publikasi di jurnal bereputasi semakin meningkat. Dari kolaborasi ini juga kita berharap dapat membuka peluang pendanaan untuk mendukung penelitian,” ujarnya.

Dalam sesi materi, Ir. Remba Yanuar Efranto menjelaskan bahwa kerja sama antara Universitas Brawijaya dan UNBI menjadi bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik perguruan tinggi di tingkat internasional.

Baca Juga:  Kunjungan Tim Pengelola Program Joint Degree Universitas Brawijaya ke Universitas Udayana

Ia mengatakan reputasi akademik kini menjadi salah satu indikator penting dalam berbagai pemeringkatan dunia, seperti QS World University Rankings, Times Higher Education World University Rankings, hingga UI GreenMetric.

“Kami ingin menjalin kerja sama dengan Universitas Bali Internasional dan kampus-kampus lain. Harapannya kita bisa saling mendukung agar reputasi akademik masing-masing institusi ikut meningkat,” katanya.

Menurut Remba, salah satu cara meningkatkan reputasi akademik adalah memperbanyak publikasi berkualitas melalui kolaborasi riset lintas perguruan tinggi. Universitas Brawijaya juga memperkenalkan berbagai skema dukungan publikasi, termasuk fasilitas Article Processing Charge (APC), yang dapat membantu peneliti mengatasi biaya penerbitan artikel di jurnal internasional.

“Melalui fasilitas APC ini kami berharap publikasi internasional menjadi lebih mudah diakses, karena biaya publikasi di jurnal bereputasi memang tidak murah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNBI, I Putu Prisa Jaya, S.Pd., M.Fis., AIFO, menjelaskan workshop tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan kapasitas sivitas akademika dalam menghasilkan karya ilmiah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga:  Asesmen Lapangan 2023 Prodi MKN FH Unud oleh BAN-PT

Peserta dibekali berbagai materi, mulai dari strategi membangun kolaborasi riset, penyusunan Systematic Literature Review (SLR), analisis bibliometrik, hingga teknik memilih jurnal yang tepat untuk publikasi internasional.

“Kita berharap para Dosen yang ikut workshop ini dapat menghasilkan output yang berguna untuk masyarakat luas serta meningkatkan akreditasi Kampus,” harap Prisa Jaya.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai proses publikasi ilmiah serta pemanfaatan fasilitas APC sebagai salah satu solusi untuk mempercepat penerbitan artikel di jurnal bereputasi.

Melalui Program UB PRESTIGE, UNBI berharap semakin banyak dosen dan peneliti mampu menghasilkan publikasi berkualitas yang tidak hanya meningkatkan produktivitas riset, tetapi juga memperkuat jejaring akademik serta reputasi institusi di tingkat global.(den/updatebali)