Tumpek Uye di Badung, Bupati Adi Arnawa Pimpin Persembahyangan dan Aksi Pelestarian Alam

0
166
Bupati Wayan Adi Arnawa saat hadiri vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan serta penebaran benih ikan di Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung, Sabtu (7/2).
Bupati Wayan Adi Arnawa saat hadiri vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan serta penebaran benih ikan di Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung, Sabtu (7/2). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG — Pemerintah Kabupaten Badung memperingati hari suci Tumpek Uye dengan melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus aksi pelestarian alam di Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sebagai wujud implementasi nilai-nilai Tri Hita Karana.

Prosesi persembahyangan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Purwa Dwija Singarsa dari Griya Bantas Batan Bunut, Sibangkaja.

Turut hadir Sekretaris Daerah Badung IB Surya Suamba beserta istri, jajaran kepala OPD, serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Juga:  Jelang Galungan, Pemkot Denpasar Gelar HLM Jaga Stabilitas Inflasi

Selain ritual keagamaan, peringatan Tumpek Uye tahun ini juga diisi dengan aksi nyata berupa vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, serta penebaran benih ikan sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan di wilayah Badung.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa perayaan Tumpek Uye harus menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Baca Juga:  Mantap Nak Badung Dievaluasi, Bupati Adi Arnawa Dorong Layanan Kesehatan Jemput Bola hingga Tingkat Desa

“Melalui kegiatan ini, kita berharap pelaksanaannya tidak berhenti pada tataran seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Nilai-nilai luhur dalam konsep Tri Hita Karana hendaknya kita implementasikan secara nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, keharmonisan hubungan manusia dengan alam, termasuk hewan dan tumbuh-tumbuhan, merupakan kunci keseimbangan kehidupan.

Menjaga lingkungan hidup, menurutnya, bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bagian dari dharma bersama.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Pimpin Penganyaran Pemkab Badung di Pura Ulun Danu Batur

“Semoga melalui kegiatan ini, alam semesta senantiasa memberikan kesejahteraan bagi seluruh makhluk hidup. Kita tegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi keberlanjutan generasi mendatang,” tutupnya.

Kegiatan vaksinasi hewan dan penebaran benih ikan ini menjadi langkah awal yang bermakna di awal tahun 2026, sekaligus menegaskan komitmen Kabupaten Badung dalam memadukan pembangunan dengan pelestarian lingkungan dan nilai spiritual.(den/ub)