Tumpek Krulut di Gianyar, Gubernur Koster Bagikan Kuliner Gratis dan Dorong UMKM Bali Naik Kelas

0
216
Gubernur Bali Wayan Koster mengajak masyarakat memaknai Tumpek Krulut dengan memperkuat kepedulian melalui gerakan berbagi makanan gratis sekaligus mendukung UMKM lokal Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster mengajak masyarakat memaknai Tumpek Krulut dengan memperkuat kepedulian melalui gerakan berbagi makanan gratis sekaligus mendukung UMKM lokal Bali. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, GIANYAR – Gubernur Bali Wayan Koster memanfaatkan peringatan Tumpek Krulut atau Hari Kasih Sayang untuk mengajak masyarakat memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong melalui gerakan berbagi makanan gratis.

Program tersebut digelar serentak di sejumlah UMKM kuliner pada seluruh kabupaten/kota di Bali, Sabtu, 1 Agustus 2026, sebagai upaya menumbuhkan rasa kasih sayang sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku usaha lokal.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Gubernur Koster adalah Warung Nasi Pindang Dadong Rintin di Desa Sakah, Kabupaten Gianyar. Sejak pagi, warung legendaris tersebut dipadati masyarakat yang menikmati hidangan gratis dalam rangka peringatan Tumpek Krulut.

Menurut Koster, makna Tumpek Krulut tidak hanya sebatas tradisi, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.

Baca Juga:  Genangan Lumpuhkan Pasar Badung, Gubernur Koster Ambil Kendali Penanganan Banjir

“Momentum Tumpek Krulut ini kita maknai sebagai Hari Kasih Sayang. Karena itu, mari kita saling mengasihi, saling menghormati, dan saling membantu. Hal-hal sederhana seperti berbagi kepada sesama akan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat Bali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program berbagi tersebut dilaksanakan dengan menggandeng satu hingga dua UMKM di setiap kabupaten/kota. Selain membantu masyarakat, kegiatan itu juga menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha lokal agar semakin dikenal luas.

Koster berharap gerakan serupa dapat diikuti oleh pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Bali sehingga semangat berbagi menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Penertiban PPKM Darurat di Pos Penyekatan Denpasar, 112 Kendaraan Putar Balik dan 14 Orang Ditertibkan

Pemilik Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Wayan Suarsa, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Sebagai generasi penerus usaha keluarga yang telah berdiri sejak 1960, ia menilai kegiatan tersebut membawa manfaat bagi pelaku UMKM maupun masyarakat.

“Ini merupakan program yang sangat positif, baik bagi kami sebagai pelaku UMKM maupun bagi masyarakat. Bertepatan dengan Tumpek Krulut sebagai Hari Kasih Sayang, kegiatan ini mengajak kita untuk saling berbagi dan peduli. Bagi kami sendiri, ini juga menjadi promosi gratis sehingga Warung Nasi Pindang Dadong Rintin bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas,” katanya.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap UMKM terus ditingkatkan melalui pendampingan dan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha.

Baca Juga:  Sedana Arta Ajak Masyarakat Bangli Memaknai Tumpek Krulut

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Retno Lestari asal Ubung Kaja, mengaku senang dapat menikmati program berbagi yang digelar Pemerintah Provinsi Bali.

“Saya sangat senang bisa ikut menikmati program berbagi dari Bapak Gubernur. Menurut saya, ini adalah bentuk kasih sayang seorang pemimpin kepada rakyatnya. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Bali,” ujarnya.

Melalui peringatan Tumpek Krulut, Pemerintah Provinsi Bali berharap nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat, sekaligus menjadi penggerak bagi pertumbuhan UMKM dan kesejahteraan warga di seluruh Bali.(yud/ub)