TPID Denpasar Pastikan Stok Beras Aman Jelang Hari Suci Galungan dan Kuningan

0
271
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar kembali melaksanakan pemantauan Stok Beras di Gudang Bulog, Sempidi, Badung, Bali, Kamis (18/9). Sumber Foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar melakukan pemantauan stok beras di Gudang Bulog Sempidi, Badung, pada Kamis, 18 September 2024.

Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan beras menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Pemantauan dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Kota Denpasar, I Gusti Ayu Ngurah Raini, bersama Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, serta perwakilan OPD dari Pemkot Denpasar.

Baca Juga:  Pj Bupati Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan

Tim TPID disambut oleh Asisten Manajer Pelayanan Publik Bulog Bali, Dewa Ayu Widiastuti, dan Kepala Gudang Bulog Sempidi, Ahmad Ivan.

I Gusti Ayu Ngurah Raini mengungkapkan bahwa pemantauan ini untuk memastikan ketersediaan beras tetap stabil menjelang perayaan hari raya.

“Stok beras Bulog untuk Kota Denpasar masih aman dan cukup untuk empat bulan ke depan, terutama menjelang Galungan dan Kuningan,” ujarnya.

Baca Juga:  Jaya Negara Harapkan Sinergitas Antar Kota Untuk Bangkit dari Keterpurukan Akibat Pandemi Covid 19

Dewa Ayu Widiastuti menambahkan bahwa stok beras di Gudang Bulog Sempidi mencapai lebih dari 1000 ton dengan harga Rp 11.000/kg, dan beras premium sebanyak 600 ton dengan harga Rp 72.500 per 5 kg. “Stok beras sangat aman untuk empat bulan ke depan, jadi tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Pihak Bulog juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan memastikan ketersediaan beras melalui distribusi ke Pasar Murah dan Bazar Pangan di Kota Denpasar.

Baca Juga:  Sambut Galungan dan Kuningan, Pertamina Patra Niaga Tambah 258 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Bali

“Kami akan terus berkoordinasi dengan TPID untuk menjaga kestabilan pasokan,” pungkasnya. (per/ub)