spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungTingkatkan Literasi Keuangan, OJK Bali Gandeng Mahasiswa Udayana ke Desa

Tingkatkan Literasi Keuangan, OJK Bali Gandeng Mahasiswa Udayana ke Desa

UPDATEBALI.com, BADUNGOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menjalin aliansi strategis dengan Universitas Udayana dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK), Badung, pada Jumat, 14 Juni 2024.

Program ini bertujuan untuk mengakselerasi tingkat literasi keuangan masyarakat di Provinsi Bali, khususnya di wilayah perdesaan.

Kerjasama strategis ini merupakan bagian dari upaya OJK Provinsi Bali untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah tersebut. Program KKN LIK telah dimulai pada bulan Agustus 2023 dengan pilot project oleh Universitas Udayana.

Dalam sambutan daring pada pembekalan umum KKN kepada 3.617 mahasiswa Universitas Udayana di Kabupaten Badung, Kepala Eksekutif Pengawasan dan Perlindungan Konsumen (PEPK) OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerjasama yang telah terjalin antara Universitas Udayana dan OJK, terutama KOJK Provinsi Bali.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Gelar Psikotes Massal, Petakan Bakat Siswa SMP untuk Masa Depan Cerah

“Sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dibutuhkan untuk memperluas jangkauan program literasi, salah satunya melalui Duta Literasi Keuangan. Saya mengajak seluruh mahasiswa menjadi generasi yang cerdas keuangan, tanpa meniru kebiasaan konsumtif dan hedonisme,” kata Friderica.

Friderica juga menyoroti pentingnya Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 yang memperkuat posisi OJK dalam pelaksanaan fungsi perlindungan konsumen dan masyarakat. OJK telah meluncurkan Peta Jalan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Tahun 2023 – 2027, dengan literasi dan inklusi keuangan sebagai salah satu pilar utamanya. Segmen fokus utama OJK adalah mahasiswa dan masyarakat perdesaan.

Hasil survei OJK dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2023 menunjukkan masih adanya kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Untuk mengurangi kesenjangan ini, OJK secara konsisten melaksanakan kerja sama dengan Kementerian, Lembaga, dan Akademisi melalui berbagai kegiatan edukasi, seperti OJK Ngiring ke Banjar yang dilakukan oleh KOJK Provinsi Bali.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Apresiasi Ngaben Masal Desa Adat Senganan Kangin

OJK juga telah mengembangkan Learning Management System Keuangan (LMS Ku) yang dapat diakses oleh semua orang, dengan modul tentang Perbankan, Pasar Modal, Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), dan Perlindungan Konsumen. Modul-modul ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.

Pada tahun 2024, OJK bekerja sama dengan Universitas Udayana melaksanakan program KKN LIK di 30 desa di Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Jembrana, dan Karangasem, dengan melibatkan 488 peserta KKN LIK sebagai duta literasi keuangan OJK yang akan memberikan edukasi keuangan bagi masyarakat desa selama satu bulan penuh.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si., mengapresiasi pelaksanaan Pembekalan Umum KKN dan mendukung langkah OJK dalam melibatkan civitas academica untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di wilayah perdesaan.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Menghadiri Penyerahan LKPD TA 2021 Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota se-Bali

“Program ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa peserta KKN, namun juga bagi universitas,” kata Suarsana.

Suarsana menjelaskan bahwa KKN LIK ini diikuti oleh 488 mahasiswa dari 13 fakultas, yang akan dilaksanakan mulai tanggal 14 Juli hingga 26 Agustus 2024, tersebar di 30 desa di 6 kabupaten. Dengan adanya KKN LIK, peran civitas academica sebagai tenaga pendidik dan terdidik diharapkan dapat mencerdaskan masyarakat khususnya di sektor keuangan, sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Melalui sinergi yang kuat antara OJK, civitas academica, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah perdesaan akan meningkat, yang pada akhirnya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Bali. (yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments