spot_img
spot_img
BerandaBaliTinggal Sendiri di Desa Pemaron, Lansia Ditemukan Membusuk

Tinggal Sendiri di Desa Pemaron, Lansia Ditemukan Membusuk

UPDATEBALI.com, BULELENG – Pria berusia 76 tahun berinisial I Gusti Bagus S ditemukan warga sudah dalam kondisi membusuk di rumah miliknya, pada Minggu 13 April 2025, sekitar pukul 09.00 Wita.

Korban diketahui tinggal sendirian dalam kondisi sakit di salah satu perumahan yang ada di Dusun Dangin Margi, Desa Pemaron, Buleleng.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika membenarkan adanya penemuan mayat Gusti Bagus tersebut. Awalnya seorang tetangga berinisial Dewa Ketut S pada pukul 08.30 Wita mencium bau busuk saat baru keluar rumah. Saksi kemudian mengecek darimana sumber bau berasal dan setelah ditelusuri mengarah ke rumah yang ada didepan rumahnya.

Baca Juga:  Usai Ditangkap, Kasus Pembobolan Toko di Buleleng Berujung Damai

Saksi lantas melaporkan peristiwa tersebut ke Babinkamtibmas sekaligus mengecek di TKP. Ditemani dan disaksikan Kepala Dusun setempat, akhirnya sumber bau dicek dan hasilnya ditemukan Gusti Bagus sudah dalam kondisi meninggal dan membusuk di kamarnya.

“Warga menemukan jasadnya sekitar pukul 09.00 Wita. Jasad Gusti Bagus ditemukan dalam kondisi sudah berbau menyengat,” Singkatnya, Senin 14 April 2025.

Baca Juga:  Resmikan Jembatan di Desa Bakung dan Bebetin, Pj Bupati Buleleng Minta Masyarakat Turut Awasi Pemeliharaannya

Polisi yang mengetahui kejadian itu, langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Hasil pemeriksaan terhadap mayat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di badan namun TKP ditemukan rekam jejak kesehatan dan obat-obatan.

“Korban diperkirakan meninggal karena sakit, kami sudah laksanakan olah TKP. Jasad rencananya akan dikubur di Kuburan Muslim Kayubuntil, Kelurahan Kaliuntu, Singaraja,” Imbuh dia.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Sebut 4 Pilar Kebangsaan Jadi Landasan Kabupaten Badung

Hasilnya diduga korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Atas kejadian tersebut pihak keluarga pun telah menerima dengan lapang dada.(dna/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments