spot_img
spot_img
BerandaBaliTim Gabungan Tinjau Pembangunan di Desa Kayuputih, Buleleng: Warga Khawatir Bangunan Rawan

Tim Gabungan Tinjau Pembangunan di Desa Kayuputih, Buleleng: Warga Khawatir Bangunan Rawan

UPDATEBALI.com, BULELENG – Tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan peninjauan lokasi pembangunan yang diperkirakan rawan, tepat di tepi jurang, di Desa Kayu Putih, Pada hari Selasa 30 April 2024. Kegiatan ini diprakarsai untuk mengevaluasi bangunan-bangunan yang menjadi sumber kekhawatiran bagi warga setempat.

Baca Juga:  Api Suci Porprov Bali XV Tahun 2022 Disemayamkan di Buleleng

Pertemuan tersebut melibatkan beragam pihak, termasuk jajaran pemerintah desa serta pemilik bangunan yang menjadi sorotan, yakni Komang Sukrata. Warga setempat menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap pembangunan yang dianggap rawan, mengingat lokasinya yang berada di tepi jurang.

Dikonfirmasi oleh tim gabungan, Komang Sukrata menjelaskan bahwa meskipun proses izin pembangunan masih menunggu terbitnya sertifikat, pembangunan tetap dilaksanakan dengan izin dari notaris.

Baca Juga:  Garin Nugroho Lahirkan Karya Film "Sepeda Presiden"

Namun demikian, tim gabungan menyarankan agar pembangunan dihentikan sementara hingga sertifikat diterbitkan dan menegaskan pentingnya mematuhi standar konstruksi yang berlaku.

Perbekel Desa Kayu Putih, Gede Gelgel Ariawan, juga mengingatkan bahwa peringatan sebelumnya telah disampaikan kepada pemilik tanah dan investor, namun pembangunan tetap berlanjut tanpa izin yang diperlukan, yang menimbulkan keberatan dari masyarakat.

Baca Juga:  24 Sekolah di Buleleng Ditetapkan Sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten Tahun 2022

Sebagai langkah solutif, Gelgel Ariawan berencana untuk mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk mencari solusi atas permasalahan ini.

Meski kegiatan berjalan lancar, masalah pembangunan yang dianggap rawan tetap menjadi perhatian utama bagi pihak terkait. Sebagai langkah preventif, koordinasi dan solusi terpadu diharapkan dapat menyelesaikan keprihatinan warga serta memastikan keselamatan dan keamanan lingkungan tetap terjaga. (adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments