UPDATEBALI.com, BADUNG – Three Brothers Group resmi membuka properti terbarunya, Three Brothers Munggu Villas and Suites, yang berlokasi di kawasan Munggu, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu 10 Januari 2026.
Kehadiran akomodasi ini memperkaya pilihan hunian wisata di wilayah pesisir barat Bali yang dikenal masih alami dan tenang.
Properti ini merupakan pengembangan terbaru dari Three Brothers Legian Bungalows & Villa, yang selama ini dikenal di kawasan Legian-Kuta. Dalam pengelolaannya, Three Brothers Group menggandeng Samhita Hospitality Management guna memastikan standar layanan perhotelan yang profesional, hangat, dan berorientasi pada kenyamanan tamu.
Dimiliki oleh pasangan suami istri AA. Ngurah (Turah) Cakra Udara dan AA. Istri Murti Prananingrat, Three Brothers Munggu Villas and Suites mengusung konsep modern chic yang berpadu dengan sentuhan arsitektur Bali serta elemen hijau alami. Konsep tersebut dihadirkan untuk menjaga karakter desa wisata Munggu yang masih kental dengan suasana tradisional dan lingkungan persawahan.
Secara keseluruhan, properti ini berdiri di atas lahan seluas 40 are dan memiliki 12 kamar suite serta 11 unit private pool villa, baik satu maupun dua kamar tidur. Selain itu, tersedia satu kolam renang utama dan Three Brothers Cafe yang menyajikan beragam menu makanan dan kopi untuk tamu maupun pengunjung dari luar.
Pemilik Three Brothers Munggu Villas and Suite, AA. Ngurah (Turah) Cakra Udara, mengatakan pengembangan properti ini dilatarbelakangi keinginan untuk menghadirkan akomodasi yang tetap modern namun tidak meninggalkan identitas Bali.
“Tampilan luar tetap membawa unsur tradisional Bali, sementara interiornya lebih modern agar sesuai dengan kebutuhan wisatawan saat ini,” ujarnya.
Turah Cakra juga menyebutkan, Lokasi vilanya dekat dengan Pantai Seseh menjadi nilai tambah tersendiri, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama pantai dan matahari terbenam, tanpa harus berada di kawasan wisata yang padat seperti Canggu.
“Lingkungan sekitar yang masih berupa sawah dan kebun juga menghadirkan suasana menginap yang lebih tenang dan privat,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sebagian besar tenaga kerja yang terlibat berasal dari masyarakat lokal, khususnya dari Desa Munggu. Sekitar 80 persen karyawan merupakan warga setempat sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan desa wisata.
Meski mulai beroperasi di tengah musim sepi kunjungan, manajemen tetap optimistis. Selama masa promosi awal, tarif kamar ditawarkan dengan harga terjangkau sebagai upaya memperkenalkan properti kepada pasar. Wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa Timur dan Rusia, tercatat mendominasi tamu awal, meski wisatawan domestik juga mulai berdatangan.
Ke depan, manajemen berencana menjalin kerja sama dengan desa wisata setempat untuk menghadirkan program berbasis budaya dan lingkungan, sehingga tamu tidak hanya menginap, tetapi juga dapat merasakan kehidupan dan tradisi masyarakat Munggu.
Dengan konsep yang mengedepankan ketenangan, privasi, dan keaslian desa Bali, Three Brothers Munggu Villas and Suites diharapkan menjadi salah satu akomodasi unggulan di kawasan Munggu bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.(den/ub)





