Tempuh Jalur Niskala, Pencarian Luh Gede Puspasari Gunakan Gong 

0
176

 

UPDATEBALI.com, TABANAN – Pencarian Luh Gede Puspasari, mahasiswi asal banjar dinas Tangguntiti, desa Beraban, Selemadeg Timur yang terseret arus saat menyeberangi jembatan tukad yeh Ho penghubung desa Tibubiu, Kerambitan Jumat (7/10/2022) malam, kembali dilanjutkan Minggu (9/10/2022). Pencarian korban ditempuh baik secara sekala dan niskala. Namun pencarian belum membuahkan hasil atau korban belum diketemukan.

Baca Juga:  Walikota Denpasar Beri Apresiasi Pemenang Lomba Abdi Yasa Teladan 2024, Dorong Kualitas Transportasi Umum

Informasi yang dihimpun, Minggu pagi pencarian yang melibatkan personel Polsek Kerambitan yang dikendalikan Kapolsek Kerambitan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti, Sat Polair Polres Tabanan, BPBD Kabupaten Tabanan, Basarnas Provinsi Bali, Tagana dan masyarakat termasuk keluarga korban terus dilakukan. Bahkan dari pihak keluarga korban pada minggu sore atau sekitar pukul 16.15 wita, mengupayakan penyambungan secara niskala dengan menggunakan gambelan bleganjur atau gong (sesuai kepercayaan umat Hindu).

Baca Juga:  Sebagai Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-94, Bupati Suwirta Serukan Bersatu Bangun Bangsa

Selesai dengan upacara gong, team Tagana menelusari dari TKP Jembatan menuju Pantai Pasut melakukan penyisiran. Termasuk penyisiran sampai di Pantai Beraban Tangguntiti. Namun korban belum ditemukan termasuk kendaraan sepeda motor Tecno warna putih.

Kapolsek Kerambitan AKP Ni Komang Sri Subakti mengatakan, lantaran hari sudah malam dan demi keamanan serta keselamatan, proses pencarian akan dilanjutkan kembali Senin (10/10).

Baca Juga:  Fapet Unud Lakukan Benchmarking dan Monev Mahasiswa Magang PKKM di Fapet UGM 

"besok akan dilanjutkan kembali karena kondisi juga sudah gelap dan demi keamanan serta keselamatan,"terangnya.(den/ub)