spot_img
spot_img
BerandaOpini dan ArtikelTarian Keindahan Alam Pantai Melasti Menjadi Destinasi Wisata Unggulan

Tarian Keindahan Alam Pantai Melasti Menjadi Destinasi Wisata Unggulan

UPDATEBALI.com, BADUNG – Pantai melasti, pesona keindahan alam yang memikat pantai melasti, destinasi eksotis di Bali yang dikenal dengan pesona keindahan alamnya, kembali menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dengan pantulan sinar matahari yang memancar di atas pasir putihnya dan gemerlap air laut yang memukau, pantai ini terus menjadi magnet bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam Bali yang memesona.

Pantai Melasti bisa menjadi pilihan kita ketika berlibur ke Bali. Objek wisata ini merupakan surga bahari yang berada di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Pantai Melasti menawarkan pasir putih yang indah. Pemandangannya pun membuat wisatawan nyaman ketika berkunjung ke sana. Sesuai namanya, pantai ini biasa dipakai oleh umat Hindu yang ada di Bali. Warga sekitar pergi ke sana untuk merayakan upacara Melasti sebelum memasuki Hari Raya Nyepi.

Pantai ini sangat cocok untuk dijadikan wisata religi jika waktu kedatangannya pas dengan upacara tersebut, tidak cuma itu saja Pantai Melasti juga telah memberi keuntungan bagi masyarakat lokal dengan cara bekerja disana. Anda juga bisa membawa keluarga, teman hingga pasangan untuk menikmatinya. Karena hari-hari biasa, Pantai Melasti sepi pengunjung, cocok untuk Anda yang bosan dengan keramaian.

Dulunya, akses menuju pantai ini begitu sulit, jalannya belum beraspal dan harus naik turun ratusan anak tangga untuk menuju bibir pantai. Namun, setelah renovasi akses menuju pantai menjadi sangat mudah dan aman. Terdapat dua rute yang dapat ditempuh untuk menuju Pantai Pelasti ini dengan patokan yaitu Bandara Ngurah Rai, yang pertama melalui jalur Jalan Goa Gong yang berjarak 18Km atau memerlukan waktu 39 menit dai Bandara Ngurah Rai hingga sampai ke Pantai dengan berkendara sepeda motor dan jalur yang kedua adalah melalui jalur Jalan Dharmawangsa yang berjarak 23Km atau 43 menit dari Bandara Ngurah Rai.

Baca Juga:  Menelisik Cahaya Senja yang Menawan

Meskipun aksesnya berliku-liku, Anda tak akan bosan untuk melewatinya. Adapun daya tarik yang dimiliki yaitu menyediakan tempat untuk Anda yang ingin melakukan sesi foto prewedding. Tidak gratis, Anda akan dikenakan biaya ketika melakukan prewed di sana. Parkiran di sana berada di dekat bibir pantai. Cukup luas, Anda pun bisa memilih dengan leluasa untuk menempatkan kendaraan.

Harga tiket masuk cukup terjangkau dewasa 8ribu, anak- anak 5rb, parkir mobil Rp 5.000, parkir motor Rp 2.000, Untuk kendaraan besar seperti bus atau truk biaya parkirnya Rp 10.000. Di Pantai Melasti kita juga bisa melakukan wisata kuliner pada area warung rakyat. Warung Rakyat ini menyuguhkan aneka jenis menu makanan dan minuman, termasuk makanan khas daerah ungasan maupun makanan khas bali lainnya, serta jenis makanan perpaduan gaya eropa jadi tidak perlu bingung lagi mencari tempat makan apabila kita kelaparan pada saat jalan-jalan ke Pantai Melasti. Waktu yang tepat untuk mengunjungi pantai melasti adalah pada saat sore hari karena anda dapat besantai dengan ditemani sunset yang sangat cantik.

Baca Juga:  RS Universitas Udayana Gelar Pemeriksaan IVA bagi Masyarakat Desa Ungasan

Saya berkesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif dengan I Wayan Arta Jaya, salah satu penduduk setempat yang telah menjadi bagian dari kegiatan pelestarian kebersihan dan keindahan Pantai Melasti. la berbagi pengalamannya dalam menjaga kebersihan pantai serta bagaimana masyarakat setempat bekerja keras untuk mempertahankan keindahan alamnya.

“Pantai Melasti merupakan sumber kehidupan bagi kami, masyarakat lokal. Wisata yang terus berkembang di sini memberikan kesempatan bagi kami untuk bekerja dalam sektor pariwisata. Banyak dari kami yang menjadi penjaga pantai, guide, atau berbisnis yang berkaitan langsung dengan kehadiran wisatawan di sini.”, Ujar I Wayan Arta Jaya.

Menurut I Wayan Arta Jaya Pantai Melasti sangat berpengaruh bagi warga lokal dalam kehidupan sehari – hari, Wisata yang berkembang sampai saat ini memberikan kesempatan bagi mereka warga lokal untuk berkerja dalam sektor parawisata. Kemudian untuk jumlah pengunjung terdapat kurang lebih 1000 hingga 1500 pengunjung perhari, pada saat weekend bahkan bisa sampai 2500 orang perhari. Jadi, apabila dirata-ratakan jumlah pengunjung Pantai melasti dalam sebulan bisa mencapai 40.000 orang pengunjung dalam sebulan.

Tidak hanya I Wayan Arta Jaya saja, disini saya juga berkesempatan mewawancarai Meisya Putri Maharani, salah satu wisatawan lokal dari bandung jawa barat yang sedang berkunjung ke pantai melasti.

“Saya datang berkunjung ke Pantai Melasti karena pantai memiliki pemandangan yang sangat indah terutama pada saat sore hari saya dapat bersantai dengan ditemani sunset yang sangat indah, sama seperti pantai pandawa, jalan yang dilalui untuk menuju pantai melasti sudah sangat bagus, view dari atas atau dari jalan yang mengarah ke pantai sangat indah sekali. Yang paling istimewa menurut saya adalah jalan menuju pantai yang diapit oleh tebing kemudian setelah itu terdapat jalan turun seperti bertingkat yang apabila dilihat dari bawah atau dari pantai terlihat tebing-tebing dan jalan yang seberti bertingkat sangat memanjakan mata. Kemudian untuk sarana penujang seperti toilet umum dan parkir sangat bersih dan tertata”, Ujar Meisya Putri Maharani.

Baca Juga:  Dukung Sektor Pariwisata, Bupati Bangli Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan BKSDA Bali

Nah menurut Meisya Putri Maharani Pantai Melasti memiliki pemandangan sangat indah, jalan yang dilalui menuju lokasi sudah sangat bagus, Pantai Melasti juga menawarkan view dari atas atau dari jalan yang mengarah ke pantai sangat indah.

Pantai Melasti, yang dikenal akan pesonanya yang memukau, kembali menjadi saksi bisu dari gemerlapnya matahari terbenam hari ini. Dengan pasir putihnya yang lembut, ombak yang menghentak dengan lembut, serta langit yang berwarna-warni, pantai ini tetap menjadi destinasi yang memikat bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Dari ritual keagamaan hingga jalan-jalan santai di tepi laut, Pantai Melasti terus memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka yang datang untuk menikmati keindahannya. Semoga kecantikan alam yang luar biasa ini tetap terjaga dan terpelihara untuk dinikmati oleh generasi mendatang. Mari kita jaga kebersihan dan keindahan alam, agar pesona Pantai Melasti tetap abadi dalam ingatan kita.

Penulis : Kadek Suci Andayani
STAHN Mpu Kuturan Singaraja Prodi ilmu Komunikasi

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments