UPDATEBALI.com, BULELENG – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, bersama Ketua TP PKK Ny. Wardhany Sutjidra, Wakil Bupati Gede Supriatna, dan Sekda Gede Suyasa, memulai kegiatan kunjungan kerja tahun 2025 dengan meninjau sejumlah proyek pembangunan di Kecamatan Buleleng pada, Selasa, 4 November 2025.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rangkaian kunjungan dimulai dengan peninjauan pembangunan jembatan di Jalan Angsangan, ruas Desa Kalibukbuk, serta pembangunan ruang kelas baru di SMPN 8 Singaraja.
Bupati Sutjidra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat mobilitas masyarakat. Terlebih, Jembatan Angsangan berfungsi menghubungkan jalur utama dengan Pantai Binaria, salah satu destinasi wisata populer di kawasan Lovina.
“Kalau aksesnya lebih bagus, tentu akan menjadi jalur alternatif bagi pengunjung yang ingin menuju Pantai Binaria. Ini juga akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Sutjidra.
Sementara itu, di SMPN 8 Singaraja, Bupati meninjau pembangunan ruang kelas baru untuk mengatasi keterbatasan fasilitas belajar. Sekolah yang masih tergolong baru ini menampung jumlah siswa cukup banyak, sehingga penambahan ruang kelas menjadi prioritas untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar yang nyaman.
“Guru-guru di sini perlu terus meningkatkan kompetensinya, terutama dalam bahasa Inggris. Ini penting karena Buleleng juga merupakan daerah pariwisata. Kualitas anak-anak harus meningkat agar mereka bisa bersaing,” tegas Bupati Sutjidra.
Usai meninjau pembangunan, rombongan Bupati melanjutkan kegiatan dengan tatap muka bersama masyarakat Kecamatan Sukasada, Buleleng, dan Banjar di Wantilan Pantai Binaria Lovina.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sutjidra menjelaskan arah kebijakan pembangunan daerah yang berfokus pada penyelesaian infrastruktur secara bertahap.
“Masih ada sekitar 300 kilometer jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah untuk diselesaikan. Pembangunan ini kami tuntaskan satu per satu, menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah,” jelasnya.
Dalam kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menyalurkan berbagai bantuan sosial dan ekonomi produktif kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, alat bantu untuk penyandang disabilitas, susu formula, hibah uang untuk pembelian bibit ternak, serta bantuan bedah rumah.
Bupati Sutjidra berharap langkah ini dapat memperkuat upaya pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga Buleleng.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Bantuan ini diharapkan bisa memberikan manfaat langsung bagi penerima,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan peninjauan langsung di lapangan, Bupati Sutjidra ingin memastikan bahwa setiap proyek berjalan transparan, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus bekerja secara bertahap dan berkesinambungan untuk menjadikan Buleleng semakin maju, sejahtera, dan merata pembangunannya,” pungkasnya.(adv/ub)





