UPDATEBALI.com, DENPASAR – Survei Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2024 mengungkapkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi di Provinsi Bali tetap kuat.
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Provinsi Bali pada bulan tersebut berada dalam zona optimis dengan level 141,7, meningkat 2,2% dibandingkan dengan periode sebelumnya. Angka ini juga melampaui IKK nasional yang tercatat sebesar 123,1.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menjelaskan bahwa peningkatan IKK di Bali didukung oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang berada pada level optimis.
“IKE Bali mencapai 134,2 dan IEK sebesar 149,2, melebihi rata-rata nasional,” ujar Erwin.
IKE yang kuat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk penghasilan saat ini dibandingkan 6 bulan sebelumnya, ketersediaan lapangan kerja saat ini, dan konsumsi barang-barang kebutuhan tahan lama. Sementara itu, optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan tercermin dalam IEK yang tetap di zona optimis.
Erwin menambahkan bahwa optimisme konsumen di Bali, terutama selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Galungan, Kuningan, dan Nyepi, memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi Bali. Langkah pengendalian inflasi juga diambil untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama bulan Ramadan dan menjelang libur Idul Fitri.
Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Bali melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus bersinergi untuk menjaga stabilitas pasokan, harga yang terjangkau, dan distribusi yang lancar. Hal ini bertujuan untuk memastikan daya beli masyarakat terjaga dan tingkat inflasi tetap dalam rentang kisaran target.(yan/ub)





