SMP Sapta Andika Raih Hak Kekayaan Intelektual untuk Dua Aplikasi Digital Pembelajaran

0
579
Kepala SMP Sapta Andika, I Gede Eka Nuryada, S.T., bersama siswa berprestasi. sumber foto : SMP Sapta Andika Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – SMP Sapta Andika Denpasar dengan bangga mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan HAM RI untuk dua aplikasi digital pembelajaran sekolah.

Prestasi luar biasa ini disampaikan langsung oleh Kepala SMP Sapta Andika, I Gede Eka Nuryada, S.T., saat ditemui di sela-sela kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Selasa, 16 Juli 2024.

Dua aplikasi yang memperoleh HAKI tersebut adalah:

1. Melanoid – Aplikasi pembelajaran berbasis Android yang memungkinkan siswa untuk mengakses semua buku pelajaran secara digital, sehingga mereka tidak perlu membawa banyak buku fisik lagi.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Rapat Panitia Seleksi PPPK

2. JELITA (Jendela Literasi Digital) – Aplikasi ini memungkinkan siswa untuk membaca dan merangkum buku tanpa harus masuk ke ruang perpustakaan. Buku digital juga tersedia di aplikasi ini, sehingga siswa bisa mengakses literatur di mana saja.

“SMP Sapta Andika adalah satu-satunya sekolah di Bali yang memperoleh HAKI dari Kemenkumham RI untuk dua aplikasi yang didaftarkan. Aplikasi ini mendapat apresiasi positif dari PJ Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya,” ujar Eka Nuryada dengan bangga.

Baca Juga:  Tampil Spektakuler, Bupati Tabanan Saksikan Langsung Pementasan Gong Kebyar Duta Tabanan di PKB XLV 2023

Kepala Sekolah juga menambahkan bahwa sejak awal masuk, siswa SMP Sapta Andika sudah dikenalkan dengan dunia IT dan sistem pembelajaran berbasis digital.

“Kami selalu berinovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan aplikasi digital. Dengan itu, saya yakin siswa sudah melek teknologi sehingga tamat dari sini tidak lagi bingung dengan aplikasi digital,” tambah Eka Nuryada.

Selain itu, setiap kelas di SMP Sapta Andika dilengkapi dengan fasilitas WiFi gratis, TV LED, dan proyektor. Sebagai hasil dari pendidikan berkualitas ini, 90 persen lulusan SMP Sapta Andika diterima di SMA dan SMK negeri.

Baca Juga:  Astra Motor Bali Raih Penghargaan CSR 2024 dari Pemkot Denpasar

Sebanyak 347 siswa baru mengikuti kegiatan MPLS yang dilaksanakan selama tiga hari. Ketua Panitia MPLS, I Made Pasek Bhujangga, menjelaskan bahwa dalam MPLS ini, siswa baru akan mendapatkan wawasan kebangsaan, pengetahuan lalu lintas dari kepolisian serta kejaksaan, dan kegiatan kebersihan lingkungan. 

“Kami masih membuka pendaftaran bagi siswa yang belum mendapat sekolah. Mari bergabung bersama kami menciptakan siswa yang cakap teknologi,” ungkap Pasek. (as/ub)