Situs Pemerintahan Ukraina Terus Diserang Peretas

0
325

UPDATEBALI.com – Regulator telekomunikasi Rusia menyatakan berbagai situs pemerintahan Ukraina terus mendapat serangan siber dari peretas Rusia sejak invasi bulan lalu.

Dinas Komunikasi Khusus dan Perlindungan Informasi Rusia di media sosial menyatakan “Peretas Rusia terus menyerang sumber informasi Ukraina tanpa henti”, dikutip dari Reuters, Minggu(06/3/2022).

Situs yang diserang antara lain milik parlemen, kepresidenan, kabinet, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri. SItus-situs tersebut mendapat serangan distributed denials of service (DDoS).

Baca Juga:  BLACKPINK akan Kembali Pentas Juni 2022

Serangan DDoS, yang ditujukan kepada server, menyebabkan situs berstatus di luar jaringan (offline).

Dinas menyatakan situs-situs tersebut “bisa mengatasi badai”.

“Kami akan bertahan! Di medan perang dan di ruang siber!” kata mereka.

Reuters melaporkan Kementerian Luar Negeri Rusia saat ini belum bisa dimintai komentar. Rusia sebelumnya pernah membantah berada di balik serangn siber, termasuk yang mempengaruhi Pemilu di Amerika Serikat.

Baca Juga:  Tahun 2025, 20 Persen Warga di ASEAN Gunakan Kendaraan Listrik 

Pemerintah Ukraina mengajak para peretas bawah tanah membantu mereka melindungi infrastruktur penting dan memata-matai tentara Rusia lewat dunia maya.(ub)