spot_img
spot_img
BerandaBaliSerahkan Alsintan ke Tujuh Subak, Bupati Kembang Minta Penyuluh Lebih Dekat dengan...

Serahkan Alsintan ke Tujuh Subak, Bupati Kembang Minta Penyuluh Lebih Dekat dengan Petani

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Upaya tersebut diwujudkan dengan penyerahan bantuan mesin perontok padi (power thresher) kepada tujuh kelompok tani atau subak sebagai bagian dari program percepatan mekanisasi pertanian.

Bantuan yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian RI itu diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan di kawasan Subak Keduwa, Kecamatan Negara, Rabu, 22 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kembang menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana, tetapi juga pada komunikasi yang baik antara pemerintah dan petani. Karena itu, ia meminta Kepala Dinas Pertanian beserta jajaran penyuluh lebih aktif turun ke lapangan untuk mengetahui kebutuhan petani secara langsung.

Baca Juga:  Bupati Kembang Gerak Cepat Distribusikan 282 Ton Beras untuk Warga Kurang Mampu

“Pak Kadis harus sering menemui petani dan menyerap aspirasi mereka. Sebab, jika kita tidak turun langsung ke lapangan, kita tidak akan pernah tahu keluhan dan kendala nyata yang dihadapi petani,” tegas Bupati Kembang.

Menurutnya, bantuan power thresher diprioritaskan bagi subak yang memiliki kondisi lahan yang sulit dijangkau mesin combine harvester. Kehadiran mesin tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pascapanen sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga manual.

“Alsintan ini tentu sangat bermanfaat, terutama ketika lahan petani sedang becek, berukuran kecil, atau tidak dapat dijangkau oleh mesin combine,” ucapnya.

Baca Juga:  Sempat Hilang, Nenek 83 Tahun di Jembrana Ditemukan Menggigil di Pinggir Sungai

Usai menyerahkan bantuan, Bupati Kembang turut mencoba mengoperasikan power thresher di area persawahan Subak Keduwa untuk memastikan alat tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani penerima.

Ia juga mengingatkan agar bantuan pemerintah tersebut digunakan secara bersama-sama sesuai peruntukannya serta dirawat dengan baik agar memiliki usia pakai yang panjang.

“Mohon dimanfaatkan dengan maksimal nggih, Pak. Perlu diingat, ini adalah bantuan untuk kelompok tani, jadi ini milik bersama, bukan milik pribadi, dan tolong dirawat dengan baik. Astungkara bantuan niki dapat bermanfaat. Kami sangat berharap, dengan adanya bantuan pemerintah ini, hasil produksi pertanian juga akan meningkat,” tandasnya.

Baca Juga:  Lepas 1.559 Wisudawan pada Wisuda ke-155, Universitas Udayana Kini Miliki 117.640 Alumni

Tujuh kelompok tani atau subak yang menerima bantuan alsintan tersebut meliputi Subak Yehembang dan Subak Air Sumbul di Kecamatan Mendoyo, Subak Sawe Dauh Tukad di Kecamatan Jembrana, Subak Keduwa dan Subak Telepus Sari di Kecamatan Negara, serta Subak Paswar Palasari dan Subak Mertasari di Kecamatan Melaya.

Melalui penyaluran bantuan alsintan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap proses panen menjadi lebih efisien, produktivitas pertanian meningkat, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan swasembada pangan yang berkelanjutan di daerah.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments