Seorang Anak Tewas Tertabrak KRL di Tangerang

0
182

 

UPDATEBALI.com, TANGERANG – Seorang bocah laki-laki berinisial FQ (9), warga Perumahan Daru Permai, Kampung Lebak Panas, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, tewas setelah tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line arah Parung Panjang-Tigaraksa, Senin (26/12/2022).

Kapolsek Tigaraksa AKP Agus Ahmad di Tangerang, Banten, Senin membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Raih Penghargaan Nasional atas Kinerja Tinggi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

{bbbanner}

"Ya benar. Kejadian tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB, tepatnya di jalur rel Parung Panjang-Tigaraksa kilometer 52/4," kata Agus Ahmad.

Menurut dia, saat kejadian, korban sedang bermain di pinggir rel yang berada tidak jauh dari rumahnya. Ketika orang tuanya memanggil anak tersebut untuk pulang, korban berlari dan terjatuh di samping rel kereta tersebut.

Baca Juga:  Kolaborasi Petani dan Industri Lahirkan 'Raya Jembrana', Cokelat Kebanggaan dari Barat Bali

"Dengan waktu bersamaan, saat korban jatuh ada kereta melintas dengan nomor KA 1980 jurusan Parung Panjang-Tigaraksa. Setelah itu, korban tertabrak oleh kereta api tersebut dan korban meninggal dunia," jelas Agus.

{bbbanner2}

Lokasi tempat korban menyeberang bukan berada tempat penyeberangan umum. Namun, sekitar rel itu berdekatan dengan pemukiman warga. Jasad korban, lanjut dia, saat ini telah dilakukan evakuasi oleh anggota Polsek Tigaraksa bersama petugas KAI dan warga sekitar.

Baca Juga:  Putri Koster Ajak para Ibu Ajarkan Anak-anak Berbudi Pekerti yang Baik

"Diduga korban ini adalah anak berkebutuhan khusus," ujarnya. (ub/antara)