UPDATEBALI.com, DENPASAR – Aparat Polsek Denpasar Selatan mengamankan sejumlah pemuda yang terlibat keributan di Jalan Hang Tuah, tepatnya di sisi timur lampu lalu lintas dekat SMA Negeri 6 Denpasar, Sabtu 2 Mei 2026 sekitar pukul 01.02 Wita.
Insiden tersebut dipicu oleh perselisihan dua kelompok pemuda yang sebelumnya sempat bertemu di kawasan Pantai Sanur. Cekcok yang terjadi saat itu berujung pada aksi pemukulan terhadap salah satu anggota kelompok.
Situasi memanas ketika kelompok yang merasa dirugikan melakukan pengejaran hingga ke Jalan Hang Tuah. Setibanya di lokasi, keributan kembali pecah, bahkan sempat terjadi aksi penabrakan sepeda motor ke arah kelompok lawan.
Kondisi tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berupaya melerai. Salah satu warga juga melaporkan kejadian itu melalui layanan darurat Call Center 110.
Mendapat laporan, petugas Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin perwira pengawas langsung turun ke lokasi dan mengamankan seluruh pihak yang terlibat untuk dibawa ke kantor polisi guna pemeriksaan lebih lanjut.
Sempat beredar informasi di masyarakat yang menyebutkan kejadian tersebut sebagai aksi pembegalan. Namun setelah dilakukan penelusuran, polisi memastikan bahwa insiden tersebut merupakan konflik antar kelompok pemuda.
Kapolsek Denpasar Selatan, Agus Adi Apriyoga, menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan tindak kriminal begal.
“Kami luruskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan tindak pidana begal, melainkan kesalahpahaman antar dua kelompok pemuda yang berujung keributan di jalan. Saat ini permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Kapolsek.
Pihak kepolisian menyatakan kedua kelompok telah sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dan berkomitmen tidak mengulangi tindakan serupa.
Polsek Denpasar Selatan juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta segera melaporkan kejadian mencurigakan melalui layanan darurat yang tersedia.(den/ub)





