UPDATEBALI.com, BADUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa, mewakili Bupati, menghadiri acara Piodalan dan Mepunggel Barong (Perbaikan Barong) di Pura Dalem Pande Majapahit, yang terletak di Jalan Pantai Kuta, Banjar Pande Mas, Kuta, Badung pada Rabu 8 Mei 2024.
Acara yang dipimpin oleh Pemangku Pura, I Nengah Karta, turut dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat dan pejabat, termasuk anggota DPRD Kabupaten Badung, I Gst Anom Gumanti dan Nyoman Graha Wicaksana, serta perwakilan dari Disbud Kabupaten Badung, Sekcam Kuta Made Agus Suantara, dan Lurah Kuta Putu Dedik Ardi Ardiana.
Sebagai bentuk perhatian dan komitmen dari Pemkab Badung, Sekda Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana hibah Aci secara simbolis sebesar Rp 700 juta kepada ketua Pemaksan Barong, Nengah Serawan. Penyerahan ini disaksikan oleh seluruh warga, sementara biaya upacara dipenuhi dari dana swadaya Pengempon Pura.
Dalam sambutannya, Sekda Adi Arnawa menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan untuk hadir dalam pelaksanaan upacara Karya Mepunggel tersebut. Dia berharap agar upacara tersebut membawa berkah dalam bentuk kesehatan dan kesejahteraan bagi semua. Arnawa juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat Kuta agar pariwisata tetap berkembang dan berkelanjutan.
“Saya mewakili Bapak Bupati merasa bersyukur bisa hadir menyaksikan langsung pelaksanaan upacara Karya Pelawatan Barong ini, semoga berjalan lancar dan dengan adanya kegiatan Yadnya hari ini kita semua selalu diberikan kesehatan dan kesejahteraan serta keseimbangan alam semesta,” ujarnya seraya mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat Kuta agar pariwisata tetap ajeg dan berkelanjutan.
Ketut Muliawan, sebagai Prawartaka karya, melaporkan bahwa Pelawatan Barong dan Ratu Ayu tersebut telah lama mengalami kerusakan dan tidak dapat dilakukan sesolahan. Pengempon Pura memutuskan untuk melakukan perbaikan dan penyucian pelawatan tersebut, dari perbaikan rambut hingga selesai.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas bantuan dana hibah yang memungkinkan terlaksananya perbaikan tersebut,” ucapnya.
Acara tersebut merupakan salah satu wujud nyata dari upaya pemeliharaan kearifan lokal dan tradisi Bali yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Badung, serta menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan budaya.(den/ub)





