spot_img
spot_img
BerandaBaliSekda Suyasa Minta TKPKD Buleleng Genjot Penanggulangan Kemiskinan Menjelang 2025

Sekda Suyasa Minta TKPKD Buleleng Genjot Penanggulangan Kemiskinan Menjelang 2025

UPDATEBALI.com, BULELENG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, mendorong agar Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Buleleng lebih giat lagi dalam mengatasi kemiskinan pada tahun 2025.

Hal ini disampaikan Sekda Suyasa dalam Rapat Kolaborasi Lintas Sektor Penanggulangan Kemiskinan yang digelar di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng, Kamis, 14 November 2024.

Sekda Suyasa, yang juga menjabat sebagai Ketua TKPKD Buleleng, mengungkapkan bahwa meskipun kemiskinan ekstrem di Kabupaten Buleleng sudah tertangani dengan baik, persoalan kemiskinan secara keseluruhan masih menjadi tantangan besar.

Baca Juga:  Lakukan Pengeroyokan dan Penusukan, Tiga Pria Diamankan Sat Reskrim Polresta Denpasar

Dalam rapat tersebut, Kepala Bappeda Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, melaporkan bahwa angka kemiskinan di Buleleng terus mengalami penurunan. Berdasarkan data hingga Agustus 2024, angka kemiskinan turun menjadi 5,39%, dibandingkan 6,26% pada tahun sebelumnya dan 5,83% pada awal 2024.

“Sekarang angka kemiskinan kita terus menurun, namun ini belum cukup. Kita harus terus mengevaluasi dan memperkuat program-program penanggulangan kemiskinan yang ada,” kata Sekda Suyasa.

Baca Juga:  Sambut Gubernur dan Wakil Gubernur Baru, DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna ke-9

Sekda Suyasa juga menyadari berbagai tantangan dalam mengurangi kemiskinan, namun ia menegaskan bahwa komitmen Pemkab Buleleng untuk mensejahterakan masyarakat tetap kuat. Salah satu upaya yang diapresiasi adalah kolaborasi lintas sektoral dalam menanggulangi masalah stunting. Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting di Buleleng turun signifikan, dari 11% pada tahun 2023 menjadi 3,5% pada Februari 2024.

“Masalah kemiskinan memang kompleks, dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kultur masyarakat dan akurasi data penerima bantuan. Oleh karena itu, kami akan melakukan validasi data dan menyusun skema penanggulangan kemiskinan yang lebih terstruktur untuk jangka pendek, menengah, dan panjang,” ujar Sekda Suyasa.

Baca Juga:  Sekda Buleleng Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter Hadapi Masa Depan

Dengan komitmen kuat dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait, Pemkab Buleleng berharap dapat menuntaskan persoalan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di tahun 2025.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments