UPDATEBALI.com, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran perempuan melalui perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang digelar di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Jumat 12 Desember 2025.
Sekretaris Daerah Badung, I.B. Surya Suamba, hadir mewakili Bupati Badung dalam acara yang dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah bantuan sosial.
Selain dihadiri tokoh perempuan dari berbagai organisasi, acara ini juga diwarnai penyerahan bantuan bagi warga terdampak bencana banjir serta pemberian insentif kepada Guru TK dan Penjaga Sekolah TK Shanti Kumara 3 Sempidi. Hadir pula Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Ketua DWP Provinsi Bali Nyonya Widiasmini Indra, Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, serta para pimpinan organisasi wanita dan OPD terkait.
Dalam sambutannya, Sekda Surya Suamba menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi dan kiprah anggota DWP yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata, baik dalam mendampingi suami sebagai ASN maupun dalam kegiatan sosial.
“Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum membangkitkan kembali semangat perempuan Badung untuk meningkatkan peran dalam pembangunan. Dharma Wanita adalah mitra strategis pemerintah yang telah menunjukkan dedikasi, khususnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Sekda.
Ia menekankan bahwa HUT DWP harus dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan perempuan sekaligus penguatan komitmen untuk menghadirkan kesetaraan peran dalam berbagai bidang.
“Peran perempuan sangat luas, mulai dari pendamping keluarga, pendidik anak, hingga agen perubahan di masyarakat,” imbuhnya.
Ketua DWP Badung, Nyonya Oliviana Surya Suamba, dalam kesempatan tersebut menggarisbawahi bahwa tema tahun ini “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045” menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, kekuatan perempuan dalam keluarga menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang cerdas, berintegritas, dan tangguh menghadapi tantangan global.
“Masa depan bangsa tidak hanya dibentuk oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kekokohan keluarga. Perempuan memiliki tanggung jawab besar memastikan setiap anak tumbuh dengan kasih, pendidikan yang layak, serta lingkungan yang sehat,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui wadah DWP, perempuan didorong untuk terus meningkatkan literasi keluarga, kesehatan, ekonomi perempuan, dan nilai-nilai kebangsaan.(den/ub)





