Sekda Denpasar Tutup Debat Mahasiswa, Dukung Inovasi Pariwisata Berbasis Budaya

0
288
Sekda Alit Wiradana Tutup Kompetisi Debat Mahasiswa Jawa Pos Radar Bali 2024
Sekda Alit Wiradana Tutup Kompetisi Debat Mahasiswa Jawa Pos Radar Bali 2024. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Ajang Debat Mahasiswa Jawa Pos Radar Bali 2024 resmi berakhir dengan penutupan oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, di Aula Universitas PGRI Mahadewa, Tonja, pada Minggu, 22 September 2024.

Debat yang mengusung tema “Pariwisata Berkualitas yang Menghargai Nilai Sosial Budaya dan Lingkungan Masyarakat” ini berhasil menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kecakapan berpikir kritis.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Buka Turnamen SSB se-Bali, 40 Tim U8-U12 Rebut Juara

Dalam sambutannya, Ida Bagus Alit Wiradana menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini, yang dianggap penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

“Tema yang diangkat sangat relevan dengan semangat Pemerintah Kota Denpasar dalam mengembangkan pariwisata berbasis nilai budaya dan kearifan lokal,” ujarnya. Ia berharap ide-ide yang dihasilkan dari kompetisi ini dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan pariwisata Bali.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Karya Wrespati Kalpa Banjar Adat Basang Tamiang Desa Adat Kapal

Ketua Panitia Debat Mahasiswa Jawa Pos Radar Bali 2024, M. Ridwan, menjelaskan bahwa ajang ini telah menjadi acara tahunan yang pada tahun ini diperluas menjadi event nasional berkat dukungan LL Dikti Wilayah VIII Bali dan IX Sulawesi.

Debat berlangsung selama dua hari, 21-22 September, diikuti oleh 32 tim dari kedua wilayah.

Baca Juga:  Kabupaten Badung Gelar Tawur Agung Kesangan Nyepi Caka 1946 di Titik Nol Jaba Tengah Pura Lingga Bhuana

Ridwan menekankan pentingnya tema pariwisata dalam diskusi ini, mengingat peran krusial pariwisata bagi perkembangan ekonomi dan sosial.

“Kami berharap melalui debat ini, mahasiswa tidak hanya belajar akademik, tetapi juga mengasah ketajaman intelektualitas mereka,” tambahnya.

Dengan berakhirnya Debat Mahasiswa 2024, diharapkan gagasan yang muncul dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pariwisata di Bali.(per/ub)