UPDATEBALI.com, BULELENG – Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, mendorong agar pemasok logistik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat melibatkan perusahaan daerah dalam penyediaan bahan kebutuhan seperti beras, jagung, telur, dan komoditas lainnya.
Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Percepatan Penyelenggaraan Program MBG yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Kamis, 28 Agustus 2025.
Rakor ini bertujuan untuk menyatukan persepsi serta strategi dalam mendukung pelaksanaan program nasional MBG di Buleleng.
Program tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5.7/4072/SJ tentang pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Siang Bergizi Gratis di daerah.
Satgas ini diberi mandat untuk melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pelaporan terkait percepatan penyelenggaraan MBG di wilayah Kabupaten Buleleng.
“Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG agar memastikan program makan bergizi gratis berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran, serta melakukan koordinasi perencanaan percepatan pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi Kabupaten Buleleng,” jelas Gede Suyasa.
Dengan keterlibatan perusahaan daerah, diharapkan program MBG di Kabupaten Buleleng dapat berjalan lebih lancar, tepat sasaran, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Gede menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh anggota Satgas dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut.(adv/ub)





