UPDATEBALI.com, DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional di Bali yang dinilai akan semakin memudahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengurus kebutuhan kepegawaian.
Hal tersebut ia sampaikan saat mewakili Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam acara Pengukuhan Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Niti Mandala Renon, Denpasar, Jumat, 22 Agustus 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Satya Pratama, S.Sos., M.Sc., resmi dikukuhkan sebagai Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kepegawaian ASN.
Pengukuhan ini berdasarkan Keputusan Kepala BKN Nomor 355 Tahun 2025 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BKN.
Sekda Dewa Indra menilai keberadaan BKN Regional X telah memberi kemudahan nyata bagi ASN, mulai dari pengurusan kenaikan pangkat hingga pensiun.
“Kalau dulu layanan hanya tersedia di Jakarta atau Surabaya, kini ASN di Bali tidak perlu lagi jauh-jauh karena BKN sudah hadir di sini,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kedekatan BKN dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan, tidak hanya bagi ASN Pemprov Bali, tetapi juga pemerintah kabupaten/kota serta instansi vertikal seperti TNI dan Polri.
Menurutnya, transformasi layanan berbasis digital yang dilakukan BKN semakin mempercepat dan memudahkan proses administrasi.
“Urusan mutasi, pemindahan, hingga promosi pegawai kini cukup lewat aplikasi SIASN dan I-MUT. Semua konfirmasi digital, sehingga lebih hemat biaya dan waktu. ASN tidak perlu lagi membawa berkas fisik atau datang langsung ke kantor,” jelasnya.
Sekda Dewa Indra menambahkan, Pemprov Bali sendiri telah merasakan manfaat digitalisasi.
“ASN tidak perlu lagi datang mengambil SK, cukup mengecek lewat aplikasi Simpeg. Bahkan, penerbitan SK tidak memerlukan biaya sepeser pun,” katanya.
Lebih jauh ia menegaskan, digitalisasi bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan mempercepat ASN memperoleh hak mereka secara transparan.
“Tugas BKPSDM itu sederhana: membuat pegawai senang. Dengan layanan digital, proses lebih cepat, jelas, dan transparan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan terima kasih atas upaya BKN dalam menghadirkan layanan modern serta berharap seluruh ASN di Bali, termasuk kabupaten/kota dan instansi vertikal, dapat merasakan manfaatnya.
“Selamat datang di Bali. Mari bersama wujudkan pelayanan ASN yang semakin baik, cepat, dan tanpa hambatan,” pungkasnya.(yud/ub)





