spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungSekda Adi Arnawa Ikuti Tradisi Siat Yeh di Banjar Teba Desa Adat...

Sekda Adi Arnawa Ikuti Tradisi Siat Yeh di Banjar Teba Desa Adat Jimbaran

UPDATEBALI.comBADUNGSekretaris Daerah (Sekda) Badung, I Wayan Adi Arnawa, mewakili Bupati Badung dalam Tradisi Siat Yeh di Banjar Teba, Desa Adat Jimbaran, pada Selasa 12 Maret 2023.

Upacara yang diadakan pada hari Ngembak Geni ini merupakan bagian dari upaya mempertahankan warisan budaya dan spiritual masyarakat setempat.

Tradisi Siat Yeh, yang dilaksanakan oleh ST Bhakti Asih dan masyarakat Banjar Teba, kali ini mengusung tema ‘Mulat Ing Sarira’ (Intropeksi Diri). Ini adalah momen penting bagi masyarakat untuk mengungkapkan rasa syukur dan bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sambil berharap meningkatkan kualitas diri dan kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga:  Grand Seminyak – Lifestyle Boutique Bali Resort Raih Delapan Penghargaan di World Luxury Awards 2025

Sekda Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang besar terhadap keberlangsungan tradisi Siat Yeh di Jimbaran. Ia menyoroti keberhasilan masyarakat, khususnya Banjar Teba, dalam melestarikan tradisi ini, yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dengan sertifikasi resmi.

“Tradisi Siat Yeh tidak hanya menjadi bagian dari budaya lokal, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Jimbaran. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga dan mewarisi warisan budaya ini dari generasi ke generasi,” ungkapnya.

Adi Arnawa juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan adat dan budaya. Dalam hal ini, bantuan hibah sebesar Rp 30 Juta telah diberikan sebagai dukungan terhadap kegiatan Siat Yeh ini.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Tinjau Produksi Beras di RMU Pangsan dan Getasan

Pada kesempatan tersebut, Sekda Adi Arnawa juga menyerukan agar tradisi Siat Yeh dapat dilaksanakan oleh seluruh desa adat di Jimbaran, dengan harapan menjadi bagian dari promosi pariwisata yang lebih luas. Ini tidak hanya memperkuat pelestarian budaya, tetapi juga memperkaya pengalaman pariwisata di daerah tersebut.

Kegiatan Siat Yeh juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara warga. Kelian Adat Banjar Teba, I Wayan Eka Santa Purwita, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam memperkuat rasa kebersamaan di masyarakat.

Tradisi Siat Yeh tidak hanya sekadar upacara, tetapi juga cerminan dari kehidupan masyarakat pesisir Jimbaran. Melalui upaya ini, masyarakat berharap dapat menggali lebih banyak tradisi terpendam dan menjadikannya sebagai bagian yang kaya dari warisan budaya Bali yang dikenal luas.

Baca Juga:  Pj Gubernur Bali Dorong Gerakan Serentak Pencegahan Rabies Melalui Vaksinasi Hewan

Jimbaran Festival menjadi harapan besar di masa depan, di mana tradisi Siat Yeh dapat berkembang menjadi sebuah festival tahunan yang menarik perhatian wisatawan dan menggali lebih dalam kekayaan budaya Jimbaran.

Komitmen untuk melestarikan budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tokoh masyarakat, tetapi juga menjadi tugas bersama untuk menjaga identitas dan kearifan lokal yang membanggakan.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments