Satu Korban Kapal Cepat yang Hilang di Batam ditemukan Meninggal

0
129

UPDATEBALI.com, Tanjungpinang, – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu dari dua korban kru kapal cepat yang hilang di perairan Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, dalam kondisi meninggal pada Minggu (28/11/21), sekitar pukul 10.00 WIB.

“Diduga jenazah tersebut adalah korban yang dicari oleh Tim SAR Gabungan lebih kurang 5.5 NM dari lokasi kejadian kecelakaan yang dilaporkan,” Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace Hadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forkompinda di Bogor

Selanjutnya, kata dia, jenazah yang belum diketahui identitasnya itu langsung dievakuasi menuju RS Bhayangkara Polda Kepri di Batam untuk dilaksanakan pemeriksaan visum.

Pihaknya akan melanjutkan kembali pencarian satu orang korban yang hingga saat ini belum ditemukan.

“Pencarian hari ini dengan total luas area pencarian lebih kurang 12.5 NM yang dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit),” papar Slamet.

Baca Juga:  Pj Gubernur Bali Hadiri Pembukaan PON XXI di Banda Aceh, Optimis Raih 45 Medali Emas

Slamet menjelaskan kronologis kejadian hilangnya dua kru kapal cepat itu berawal pada tanggal 24 November, sekitar pukul 20.00 WIB. Saat Tim Patroli Bea dan Cukai Batam melakukan pengejaran kapal cepat yang ditumpangi kedua korban, akibat diduga membawa barang kena cukai dengan tidak dilengkapi pita cukai dari perairan jembatan 6 Barelang, Batam.

Baca Juga:  Kepala BNPB-Menko PMK Tinjau Kesiapan Bandara Bali Terima Tamu Negara

“Merasa panik dan takut, keduanya nekat terjun ke laut dan dinyatakan hilang,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan kejadian itu, lanjut Slamet, telah dilakukan tindak pencarian dan pertolongan hingga hari ini dengan melibatkan unsur gabungan, yaitu Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Ditpolair Polda Kepri, TNI AL, Bea dan Cukai Batam, dan masyarakat setempat.(ub/ant)