Resky Yusuf Hermawan Raih Podium di IM4AC Qatar, Pebalap Binaan AHM Optimistis Hadapi Race 2

0
13
Pebalap muda binaan Astra Honda Motor, Resky Yusuf Hermawan (#22), berhasil meraih podium kedua pada race pertama Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Sirkuit Lusail, Qatar, disusul tiga pebalap Indonesia lainnya yang finis di posisi empat, lima, dan sembilan.
Pebalap muda binaan Astra Honda Motor, Resky Yusuf Hermawan (#22), berhasil meraih podium kedua pada race pertama Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Sirkuit Lusail, Qatar, disusul tiga pebalap Indonesia lainnya yang finis di posisi empat, lima, dan sembilan. Sumber foto : Astra Motor Bali/updatebali

UPDATEBALI.com, QATAR – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Resky Yusuf Hermawan, berhasil meraih podium kedua pada race pertama Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) putaran keenam di Sirkuit Lusail, Qatar, Sabtu, 7 November 2026.

Hasil positif tersebut turut diwarnai penampilan kompetitif pebalap binaan AHM lainnya. Bintang Pranata Sukma finis di posisi keempat, disusul Muhammad Badly Ayatullah di posisi kelima. Sementara itu, M. Maulana Malik menyelesaikan balapan di urutan kesembilan.

Balapan berlangsung ketat, terutama di kelompok terdepan. Namun, persaingan harus berakhir lebih awal setelah terjadi insiden yang memicu pengibaran bendera merah atau red flag pada lap ke-10.

Bagi Resky, podium kedua menjadi pencapaian membanggakan dalam debutnya di Sirkuit Lusail. Meski demikian, ia mengaku masih ingin meningkatkan performa untuk menghadapi balapan kedua.

Baca Juga:  Bersiap Hadapi Paruh Musim Kedua, Arbi Percaya Diri di JuniorGP Aragon

“Alhamdulillah bisa meraih podium di balapan pertama saya di Sirkuit Lusail Qatar. Sempat kecewa karena race berakhir lebih cepat akibat red flag, tetapi saya sangat senang dengan hasil ini. Saya belum puas dan akan berusaha lebih baik lagi di race 2 dengan seluruh kemampuan saya,” ujar Resky.

Pebalap binaan AHM lainnya, Bintang Pranata Sukma, juga menunjukkan kecepatan kompetitif dengan bersaing di kelompok depan hingga balapan dihentikan.

Menurut Bintang, hasil tersebut belum sepenuhnya sesuai harapan. Namun, ia bersyukur dapat menyelesaikan balapan dengan selamat dan bertekad mempertahankan fokus pada race kedua.

“Meski hasilnya belum sesuai harapan karena race berakhir lebih cepat akibat red flag, alhamdulillah saya masih diberi keselamatan. Sepanjang balapan saya berada di grup depan dan merasa punya kecepatan. Saya akan tetap fokus menghadapi race 2,” kata Bintang.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Layanan, Teknisi Honda Ikuti Uji Kompetensi

Sementara itu, Muhammad Badly Ayatullah memperlihatkan upaya untuk memperbaiki posisi setelah memulai balapan dari urutan ke-15. Ia berusaha merangsek ke depan dan melihat peluang untuk bersaing memperebutkan podium sebelum balapan dihentikan.

“Start dari P15 bukan hal mudah, tetapi saya berusaha sekuat tenaga untuk maju ke depan dan podium sudah di depan mata. Semoga tidak ada insiden lagi di race 2 dan saya akan mencoba kembali,” ungkap Badly.

Adapun M. Maulana Malik mengakui sempat mengalami kesulitan pada awal lap. Meski begitu, ia berusaha menjaga ritme agar tetap berada dalam rombongan dan menilai kecepatannya mengalami peningkatan dibandingkan sesi sebelumnya.

Baca Juga:  AHM Siapkan Calon Bintang Balap Masa Depan, 10 Pebalab Muda Resmi Masuk Program AHRS 2026

“Sempat kesulitan di awal lap, tetapi saya tetap fokus agar tidak tertinggal rombongan. Saya melihat banyak peluang untuk maju karena kecepatan saya meningkat dibanding sesi sebelumnya. Sayang race berakhir lebih cepat dan saya harus puas finis di posisi kesembilan,” tutur Maulana.

Hasil race pertama di Qatar menjadi modal bagi para pebalap binaan AHM untuk menghadapi balapan berikutnya. Resky berpeluang melanjutkan tren positif setelah meraih podium, sedangkan Bintang, Badly, dan Maulana akan berupaya meningkatkan hasil pada race kedua.

Persaingan di putaran keenam IM4AC ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para pebalap muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan menjaga daya saing di level Asia.(den/updatebali)