Ratusan Anak PAUD Badung Unjuk Kreativitas, Bunda PAUD: Anak adalah Harapan Masa Depan

0
109
Kreativitas anak usia dini di Kabupaten Badung mendapat ruang untuk berkembang melalui Gelar Kreativitas Lomba PAUD/TK Se-Kabupaten Badung.
Kreativitas anak usia dini di Kabupaten Badung mendapat ruang untuk berkembang melalui Gelar Kreativitas Lomba PAUD/TK Se-Kabupaten Badung. Sumber foto: Humas Badung/Updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Kreativitas anak usia dini di Kabupaten Badung mendapat ruang untuk berkembang melalui Gelar Kreativitas Lomba PAUD/TK Se-Kabupaten Badung.

Kegiatan yang mempertemukan ratusan peserta dari berbagai kecamatan tersebut berlangsung di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, kompleks Puspem Badung, Kamis 27 Agustus 2026.

Bunda PAUD Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, hadir dan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang kreativitas anak usia dini tidak hanya menjadi sarana perlombaan, tetapi juga kesempatan bagi anak untuk belajar, berekspresi, dan mengembangkan potensi dalam suasana yang menyenangkan.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang bagi anak PAUD dan TK untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun keberanian sejak usia dini. Konsep kegiatan menggabungkan unsur pendidikan, permainan, kreativitas, serta pengenalan terhadap kearifan lokal Badung dan Bali.

Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung beserta jajaran, Pengawas TK se-Kabupaten Badung, Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Badung, Ketua Himpunan Penyelenggara PAUD Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Badung, serta para dewan juri.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan dan Bebasis Digitalisasi, Bupati Suwirta Tinjau RSUD Klungkung

Beragam perlombaan disiapkan untuk memberikan pengalaman yang berbeda kepada peserta. Lomba Mewarnai diikuti 60 peserta dari TK se-Kabupaten Badung, begitu pula Lomba Kolase, Finger Painting, dan Meronce yang masing-masing diikuti 60 peserta.

Ada pula Lomba Memasukkan Bola ke dalam Keranjang dengan 60 peserta dan melibatkan 10 tim di setiap kecamatan se-Kabupaten Badung. Sementara Lomba Tari Baris Tunggal diikuti enam peserta, Lomba Pakaian Adat ke Pura enam peserta, serta Lomba Celoteh Anak dan Lomba Dolanan atau permainan tradisional anak.

Ragam kegiatan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan anak dalam mengikuti perlombaan. Gelar kreativitas juga diarahkan untuk membangun rasa percaya diri, mengembangkan bakat dan minat, serta menumbuhkan semangat belajar melalui pendekatan bermain yang edukatif.

Baca Juga:  Bunda PAUD Badung Kunjungi TK Terdampak Banjir, Serahkan Bantuan Alat Tulis untuk Anak Didik

Bagi Pemerintah Kabupaten Badung, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Pendidikan anak usia dini dipandang sebagai tahap penting dalam membangun fondasi karakter dan kemampuan anak menuju terwujudnya Generasi Emas Badung.

Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, guru, pengawas, serta orang tua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Anak-anak adalah harta paling berharga dan harapan masa depan Kabupaten Badung. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya mengasah kreativitas dan bakat mereka, tetapi juga menanamkan kepercayaan diri, keberanian tampil, serta rasa cinta terhadap budaya dan kearifan lokal kita sejak usia dini. Semangat bermain sambil belajar adalah kunci utama tumbuh kembang anak yang sehat dan bahagia,” ujarnya.

Baca Juga:  Bunda PAUD Badung Tekankan Pendidikan Prasekolah yang Menyenangkan dan Bermutu

Ia berharap ruang-ruang kreativitas bagi anak usia dini dapat terus dikembangkan. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang berbeda sehingga perlu diberikan kesempatan untuk tumbuh sesuai bakat dan minatnya.

Bunda PAUD juga memberikan perhatian khusus terhadap cabang lomba yang mengangkat unsur budaya, seperti Pakaian Adat ke Pura dan Dolanan. Menurutnya, keterlibatan anak dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu cara mengenalkan sekaligus menjaga warisan budaya sejak usia dini.

Bunda PAUD juga berharap agar semangat kreativitas ini terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga setiap anak di Badung dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air. Ia juga mengapresiasi keikutsertaan anak-anak dalam lomba bernuansa budaya seperti pakaian adat dan dolanan, yang merupakan langkah luar biasa dalam melestarikan warisan leluhur.(den/updatebali)