Rasniathi Adi Arnawa Ingatkan Siswa SMP 4 Kuta Utara, Narkoba Bisa Hancurkan Masa Depan

0
217
Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat memberikan sosialisasi anti-narkoba di SMP Negeri 4 Kuta Utara, Kamis (17/9).
Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat memberikan sosialisasi anti-narkoba di SMP Negeri 4 Kuta Utara, Kamis (17/9). Sumber foto : Humas Badung/updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, turun langsung memberikan arahan dalam kegiatan sosialisasi anti-narkoba di SMP Negeri 4 Kuta Utara, Kamis, 17 September 2026.

Kegiatan ini dilakukan untuk memperluas upaya pencegahan, memperkuat karakter, serta menambah wawasan para pelajar sebagai langkah memutus celah peredaran gelap narkoba di lingkungan satuan pendidikan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Badung, serta Kepala Sekolah dan jajaran guru. Sosialisasi diikuti dengan antusias oleh ratusan siswa-siswi yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya.

Baca Juga:  Modus Narkoba Makin Beragam, Bunda Anti Narkoba Badung Minta Siswa Waspada Sejak Dini

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter sekaligus periode yang rentan terhadap pengaruh negatif pergaulan. Ia menyebut para pelajar sebagai aset berharga, harapan keluarga, kebanggaan daerah, dan masa depan Kabupaten Badung.

“Jangan pernah kira narkoba itu keren atau solusi pelarian. Narkoba adalah perusak masa depan yang nyata menghancurkan tubuh, merusak akal sehat, dan mematikan cita-cita yang sedang kalian bangun perlahan. Tutup telinga rapat-rapat terhadap ajakan teman yang salah, godaan sekali coba, maupun rayuan terselubung di dunia media sosial,” ujarnya.

Baca Juga:  PLN Gelar Pasar Sembako Murah di Denpasar Sambut Ramadan

Lebih lanjut, Bunda Anti Narkoba Badung memberikan pembekalan kepada para siswa untuk berani mengatakan tidak terhadap berbagai bentuk penawaran zat adiktif.

Para pelajar diminta meningkatkan kewaspadaan, mengenali berbagai modus penawaran yang semakin beragam, serta menolak dengan tegas pemberian barang atau makanan dari orang yang tidak dikenal. Ia juga mengajak para siswa mengisi masa muda dengan kegiatan positif, seperti belajar, berkarya, berolahraga, dan meraih prestasi.

Untuk memperdalam pemahaman mengenai pencegahan narkoba, sosialisasi juga dikemas melalui diskusi interaktif. Para siswa diajak membahas berbagai faktor yang dapat memicu penyalahgunaan narkotika, mulai dari stres, perundungan (bullying), hingga tekanan lingkungan pertemanan. Dalam diskusi tersebut juga dijelaskan dampak zat adiktif terhadap kesehatan fisik dan mental remaja.

Baca Juga:  Curah Hujan Pulau Bali Diperkirakan Meningkat, Ini Imbau dari Bandara I Gusti Ngurah Rai 

Melalui kegiatan ini, sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan keluarga ditegaskan sebagai bagian penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pertahanan diri para siswa SMP Negeri 4 Kuta Utara agar tumbuh cerdas dan sehat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Badung dalam mewujudkan daerah yang bersih dan bebas dari ancaman narkoba.(den/updatebali)