Rancang Smart City, Pemkab Buleleng Gelar Bimtek Penyusunan Masterplan Kota Cerdas

0
207
Pemkab Buleleng gelar bimtek Masterplan Smart City hari pertama di Hotel Banyualit, Kalibukbuk-Singaraja, Rabu 5 Juli 2023. Sumber foto: Humas Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Guna mewujudkan Buleleng sebagai kota yang terintegrasi teknologi komunikasi, tercipta efisiensi, perbaikan pelayanan publik sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat diperlukan sebuah rancangan atau Masterplan Kota Cerdas (Smart City).

“Tahun ini akan kita wujudkan penyusunan Masterplan Smart City di Buleleng, karena 2 dari kabupaten di Bali, Buleleng terpilih sebagai salah satu kabupaten mendapat pendampingan penyusunan Masterplan Smart City dari Kementerian Kominfo RI,” ucap Kadis Kominfosanti Ketut Suwarmawan dalam sambutan bimtek Masterplan Smart City hari pertama di Hotel Banyualit, Kalibukbuk-Singaraja, Rabu 5 Juli 2023.

Baca Juga:  Bincang Inspiratif 15th SATU Indonesia Awards 2024, Menebar Inspirasi di Kota Kendari

Lebih lanjut Kadis yang akrab disapa Ketsu ini memberikan apresiasi kepada Kemenkominfo RI atas terpilih Buleleng dalam penyusunan Masterplan Smart City Tahun 2023. Pihaknya juga mengapresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berharap dapat mengikuti bimtek dengan seksama tanpa diganti sampai hari esok.

Kadis Kominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan
Kadis Kominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan. Sumber foto: Humas Kominfosanti Buleleng

Sementara itu, Hafni Septian selaku tim gerakan Smart City Kemenkominfo RI mengatakan tahapan penyusunan Masterplan Smart City meliputi penentuan tim, penentuan teori, analisis kesiapan pembangunan Smart City, penentuan visi misi dan arah kebijakan, program prioritas, program quick win, roadmap, alat monev, penyelesaian dokumen dan sosialisasi atau literasi.

Baca Juga:  Servis Gratis dan Voucher Bensin Warnai Honda Premium Matic Day 2025

Lebih lanjut penyusunan Masterplant Smart City untuk membangun ekosistem mulai dari pemerintah, asosiasi/komunitas, media partner dan penyedia industri.

“Dengan pemanfaatan teknologi maka daerah akan lebih efisien, nyaman, aman, layak huni, sehat dan berkelanjutan. Muaranya kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Disinilah diperlukan komitmen pemimpin daerah dan dukungan stakeholder untuk mewujudkan kota pintar,” jelasnya.

Dalam bintek kali ini peserta dari SKPD di bagi menjadi 6 dimensi yaitu dimensi Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Environment untuk berdiskusi memberikan masukan akan potensi dan program unggulan daerah sebagai inovasi dalam merealisasikan konsep Smart City wilayahnya.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Tandatangani Komitmen Bersama Gerakan Menuju Klungkung Smart City

Para peserta bimtek seluruh OPD dan kecamatan, seluruh Perbekel dan Lurah hadir via daring sebagai tim pelaksana, Forkomdeslu dan kecamatan, komunitas informasi masyarakat, HIPMI Buleleng dan wirausaha muda Buleleng serta perwakilan pelaku usaha Buleleng. Bimtek diselenggarakan selama 2 hari tanggal 5 dan 6 Juli 2023.(adv/ub)