spot_img
spot_img
BerandaBaliPutri Koster Ajak Perempuan Bali Waspadai Kejahatan Siber di Era Digital

Putri Koster Ajak Perempuan Bali Waspadai Kejahatan Siber di Era Digital

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengajak kaum perempuan untuk aktif mengambil peran dalam menyikapi kemajuan teknologi digital yang kian pesat.

Seruan ini disampaikannya saat menjadi pembicara kunci dalam talkshow bertema “Perempuan Cerdas, Perempuan Berdaya” yang digelar sebagai rangkaian Bali Digital Innovation Festival 2025 oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, bertempat di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Rabu, 30 April 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster menekankan pentingnya kaum perempuan tidak hanya memanfaatkan sisi positif teknologi informasi, namun juga mewaspadai berbagai ancaman seperti kejahatan siber, pinjaman online ilegal (pinjol), dan judi online (judol) yang kian marak.

“Segala kemajuan pasti membawa dua sisi: peluang dan tantangan. Peluangnya kita manfaatkan, tantangannya harus kita sikapi,” tegasnya.

Baca Juga:  Ibu Putri Koster Hadiri Parade Busana Adat Kota/Kabupaten se-Bali Serangkaian PKB XLVII

Ny. Putri juga menguraikan berbagai manfaat era digital, seperti kemudahan akses informasi yang bisa dimanfaatkan untuk menambah wawasan dan mengembangkan usaha, terutama oleh para ibu rumah tangga. Namun ia mengingatkan bahwa era digital juga menyimpan ancaman serius. Secara khusus, ia menyoroti dampak destruktif dari judol yang bisa merusak tatanan rumah tangga bahkan mengancam nyawa.

“Jika ada anggota keluarga terjebak judol, keharmonisan rumah tangga bisa hancur. Ini harus benar-benar diwaspadai,” katanya prihatin.

Ia pun mengimbau agar para ibu meningkatkan literasi digital agar tak menjadi korban dan mampu melindungi anak-anak serta suami dari bahaya di dunia maya.

“Ibu-ibu yang bisa belikan anaknya gadget, maka wajib juga melek teknologi. Jangan sampai kita malah diolok-olok oleh anak sendiri karena gagap teknologi,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta talkshow.

Baca Juga:  Terapkan ESG, Electrifying Agriculture Terbukti Efisien Tingkatkan Produktivitas Peternak Tabanan Hingga 48 Persen

Selain itu, Ny. Putri Koster turut menyampaikan kegelisahannya terhadap persoalan lingkungan, khususnya darurat sampah di Bali. Ia meminta dukungan peserta talkshow dan Bank Indonesia untuk ikut aktif mengatasi persoalan ini.

“Kalau selamanya kita hanya mengenal kata membuang sampah, maka sampah akan jadi musibah. Tapi jika kita olah, dia bisa menjadi anugerah,” ungkapnya.

Ia mengajak perempuan memanfaatkan teknologi untuk mencari referensi pengolahan sampah berbasis sumber, seperti yang telah diterapkan di sejumlah desa di Bali.

“Sampah di dapur selesai di dapur, di halaman selesai di halaman. Hanya sedikit residu yang dibawa ke TPS3R,” jelasnya.

Baca Juga:   KKN PPM Unud di Desa Mendoyo Dauh Tukad, Dosen Prodi TPB Adakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Talkshow sesi kedua ini turut menghadirkan tokoh-tokoh perempuan inspiratif lainnya, di antaranya Bintang Puspayoga (Menteri PPPA RI 2019–2024), Wani Sabu (SR Adviser Fraud Banking BCA), Dinantiar Anditra (BI Bali), serta Laksmi De-Neefe Suardana (Putri Indonesia dan Miss Universe Indonesia 2022).

Sementara itu, Yusuf Wicaksono, Kepala Divisi Implementasi SPPUR dan Manajemen Intern KPwBI Bali, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kejahatan digital. Ia menyebut program Eling Raga Mesari sebagai langkah edukatif Bank Indonesia dalam perlindungan konsumen.

“Lewat edukasi, kolaborasi, dan inovasi budaya konsumen, BI terus mendorong pertumbuhan ekonomi sembari menjaga stabilitas moneter,” pungkasnya.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments