Purnama Sasih Katiga di Tabanan, Bupati Sanjaya Pimpin Persembahyangan hingga Pura Luhur Batukau

0
52
Purnama Sasih Katiga di Tabanan, Bupati Sanjaya Pimpin Persembahyangan hingga Pura Luhur Batukau
Purnama Sasih Katiga di Tabanan, Bupati Sanjaya Pimpin Persembahyangan hingga Pura Luhur Batukau. Sumber foto: Humas Tabanan/Updatebali

UPDATEBALI.com, TABANAN – Suasana khidmat mewarnai persembahyangan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam rangka rahina Purnama Sasih Katiga Tahun 2026, Kamis 27 Agustus 2026.

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. memimpin langsung rangkaian persembahyangan yang digelar di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan berlanjut ke Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel.

Kegiatan keagamaan tersebut diikuti Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan bersama istri, para Asisten Setda, kepala perangkat daerah serta jajaran staf di lingkungan Pemkab Tabanan.

Persembahyangan bersama setiap rahina Purnama menjadi agenda rutin jajaran Pemkab Tabanan sebagai bentuk sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus memohon kesehatan, kerahayuan, kelancaran dan kekuatan dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Berbenah Menuju PTN Ber-Badan Layanan Umum, ISI Yogyakarta Kunjungi Universitas Udayana

Usai persembahyangan di Padmasana Kantor Bupati, rombongan kemudian menuju Pura Luhur Batukau. Sebelum melaksanakan persembahyangan, Bupati Sanjaya bersama jajaran menyempatkan diri memberi makan ikan di kolam yang berada di sekitar Beji Pura Luhur Batukau.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan lima ekor burung titiran. Pelepasan tersebut menjadi simbol keharmonisan kehidupan antara Tuhan, manusia, alam dan seluruh makhluk hidup.

Aktivitas tersebut juga selaras dengan visi pembangunan Tabanan dalam Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menempatkan keseimbangan dan keharmonisan sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Setelah itu, rombongan melaksanakan persembahyangan di Beji sebelum mengikuti persembahyangan utama di Pura Luhur Batukau.

Baca Juga:  Pelaku Pariwisata Sambut Pembukaan Pintu Internasional Pulau Bali

Bupati Sanjaya mengatakan persembahyangan yang dilaksanakan setiap bulan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar agenda rutin pemerintahan. Kegiatan itu menjadi ruang untuk memperkuat sradha dan bhakti sekaligus memanjatkan doa demi keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tabanan.

“Persembahyangan ini merupakan wujud sradha bhakti dan permohonan kita agar Tabanan senantiasa diberikan kedamaian, kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah agar senantiasa menjaga hubungan harmonis antara Tuhan, manusia dan alam dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Sebagai pelayan masyarakat, kita wajib menjaga keharmonisan antara Tuhan, alam dan manusia. Semoga melalui yadnya yang tulus ini, Tabanan senantiasa berada dalam kedamaian dan kerahayuan jagat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia, Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Selain rangkaian persembahyangan, kegiatan di Pura Luhur Batukau juga diisi dengan penyampaian informasi mengenai sejumlah program pelayanan publik. Dinas Sosial Kabupaten Tabanan memberikan sosialisasi program Perlindungan Sosial (Perlinsos), sedangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan menyampaikan sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Pemaparan kedua program tersebut berlangsung di Wantilan Pura Luhur Batukau. Dengan demikian, kegiatan Purnama Sasih Katiga tidak hanya menjadi ruang memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan jajaran pemerintah, tetapi juga dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman aparatur terhadap program pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Tabanan menjaga keseimbangan antara nilai spiritual, pelestarian alam, kebersamaan serta peningkatan kualitas pelayanan publik dalam menjalankan roda pemerintahan.(den/updatebali)