UPDATEBALI com, JEMBRANA – Puluhan anak sekolah, baik SD maupun SMP/MIN dilibatkan untuk membersihkan sampah plastik di lingkungan Loloan, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Selasa pagi (29/3/2022).
Mereka menyasar sungai mati yang selama ini menjadi tempat pembuangan sampah plastik oleh beberapa warga setempat, hingga menyebabkan bau dan lingkungan tidak sehat.
Di inisiasi Pemerintah Kelurahan Loloan Timur, dengan mengkonsep lingkungan bebas sampah plastik ( LIBAS ), diharapkan bisa menjadi edukasi bagi masyarakat, terutama pada anak – anak pelajar sekolah.
“Selain anak sekolah, kita libatkan tokoh-tokoh masyarakat, intansi terkait serta difasilitasi dari layanan STOP sampah plastik Jembrana, “Ujar Lurah Loloan Timur Ida Bagus Wibawa Manuaba, saat ikut turun membersihkan sampah di sungai mati.
Menurutnya, sampah plastik hingga saat ini tetap menjadi masalah yang mengerikan di masyarakat. sehingga untuk menjadikan pola pikir yang benar tentang pengelolaan sampah di masyarakat harus terus di lakukan dan disosialisasikan mulai dari anak anak sekolah hingga tokoh masyarakat.
“Terutama kita sebagai pemimpin harus menjadi contoh yang nyata dalam mengimplementasikan pengelolaan sampah,â€?tegasnya.

Lurah juga menambahkan, sungai mati yang menjadi tempat pembuangan sampah selama ini dilingkungannya, menjadi target “Libas” untuk Lingkungan Bebas Sampah Plastik. Karena selama ini warga sudah terbiasa membuang sampah di sungai mati, hingga sampah menumpuk dan mencemari lingkungan.
“Tujuan dengan menutup tempat ini, maka sudah barang tentu masyarakat tidak lagi membuang sampah secara liar,”Jelasnya.
Untuk mengantisipasi warga yang membuang sampah ke sungai mati, lanjut Lurah, pihaknya bersama para tokoh masyarakat, menempatkan tempat sampah di beberapa titik yang berpotensi untuk warga membuang sampah secara liar. Disamping tempat – tempat umum seperti pura dan masjid.
“Pengawasan lebih ditingkatkan lagi dan peran serta masyarakat ikut dilibatkan, serta sosialisasi dan edukasi terus kita lakukan,â€?Pungkasnya.
Searah dengan Lurah, Kaling Loloan Timur Mutahidin, berharap dengan pelayanan tempat sampah yang tersebar di beberapa titik bertujuan untuk edukasi baik itu siswa maupun warga agar lebih paham tentang bahaya sampah plastik. “Semoga dengan adanya layanan tempat Sampat yang disebar, kita menggugah kesadaran warga untuk lebih peduli dan tidak lagi membuang sampah secara liar. “Harapnya.(nal/ub)





