UPDATEBALI.com, DENPASAR – Ketua Yayasan Jagadhita Denpasar, AA Gde Raka, melantik Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM., M.Hum., sebagai Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) periode 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Auditorium UNR, Sabtu (14/2/2026).
AA Gde Raka mengatakan, terpilihnya kembali Tirka Widanti tidak lepas dari kinerja positif selama kepemimpinan sebelumnya. Proses pemilihan rektor, lanjutnya, telah sesuai dengan statuta, melalui tahapan seleksi, penjaringan tiga nama, hingga persetujuan Senat UNR.
“Semua proses dilakukan secara transparan dan disepakati bersama yayasan,” ujarnya.
Ia juga menilai Tirka Widanti sebagai sosok pemimpin perempuan yang visioner, memiliki jejaring nasional dan internasional, serta mampu mengangkat reputasi UNR melalui berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri.
Ke depan, Yayasan Jagadhita mendorong kepemimpinan baru untuk memperkuat sektor riset. Hal ini sejalan dengan visi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tentang “Kampus Berdampak”.
“Kami berharap UNR semakin menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata AA Gde Raka.
Yayasan juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasinya, serta mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang mengandung tanggung jawab moral dan spiritual.
Dalam sambutannya, Tirka Widanti mengaku terharu atas kepercayaan yang kembali diberikan yayasan dan senat. Ia mulai menjabat sebagai rektor sejak 2020 menggantikan almarhum Nyoman Sura Adi Tanaya, dan kembali terpilih pada 2022 hingga diperpanjang untuk periode 2026–2030.
Sebagai bagian dari regenerasi, ia kini didampingi dua dosen muda dalam jajaran wakil rektor. Wakil Rektor I bidang Akademik dijabat I Made Sumada, Wakil Rektor II bidang Keuangan oleh Made Mariada Rijasa, serta Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan oleh I Made Karyana.
Direktur Program Pascasarjana tetap dijabat Nyoman Dia Utari Dewi. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis masih dipegang Putu Gede Denny Herlambang, serta Fakultas Sains dan Teknologi oleh Putu Doddy Heka Ardana.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum kini dipercayakan kepada Cokorda Gede Swetasoma, menggantikan IWP Sucana Aryana. Di Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, jabatan dekan diemban Ida Ayu Putu Sri Widnyani, menggantikan I Wayan Astawa.
“Ini bukan seperti kabinet pemerintahan. Ini penyegaran dan regenerasi agar organisasi tetap sehat,” tegas Tirka Widanti.
Ia menegaskan bahwa penunjukan pejabat struktural dilakukan berdasarkan kapasitas dan profesionalisme, bukan atas dasar kedekatan pribadi. Menurutnya, jabatan di perguruan tinggi merupakan tugas tambahan yang tetap menjunjung Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Program awal kami adalah menyesuaikan rasio dosen dan mahasiswa, serta memperkuat daya saing UNR sebagai perguruan tinggi swasta,” ungkapnya.
Sebelum pelantikan, seluruh pejabat baru mengikuti prosesi “majaya-jaya” di Pura Jagadhita UNR. Acara tersebut turut dihadiri Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Bali, I Made Suarta, serta Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Bali, AA Gede Oka Wisnumurti.
I Made Suarta menilai kepemimpinan Tirka Widanti sudah terbukti dan konsisten mengangkat peran perempuan di dunia akademik. Selain sebagai rektor, Tirka Widanti juga aktif di APTISI Bali sebagai Wakil Sekretaris.
“Selamat dan sukses untuk Prof. Tirka. Saya yakin di bawah kepemimpinan beliau, UNR akan semakin maju,” pungkasnya. (yud/ub)





