Polisi Selidiki Kasus Kematian Misterius Mantan Bupati Jembrana

0
372
Pihak kepolisian mendatangin kediaman Mantan Bupati Jembrana, Drs. IB. Ardana, dan istrinya, A.A.A Sri Wulandari Trisna S.H., ditemukan meninggal dunia
Pihak kepolisian mendatangin kediaman Mantan Bupati Jembrana, Drs. IB. Ardana, dan istrinya, A.A.A Sri Wulandari Trisna S.H., ditemukan meninggal dunia. Sumber foto: Humas Polda Bali

UPDATEBALI.comDENPASAR – Mantan Bupati Jembrana, Drs. IB. Ardana, dan istrinya, A.A.A Sri Wulandari Trisna S.H., ditemukan meninggal dunia di kediamannya yang terletak di Jl. Gurita IV No 6 Sesetan, Denpasar Selatan, pada Kamis malam sekitar pukul 22.16 WITA.

Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Bali, mengkonfirmasi kejadian tersebut pada Jumat, 8 Agustus 2024. Almarhum IB. Ardana, berusia 84 tahun, menjabat sebagai Bupati Jembrana periode 1980-1990. Istrinya, A.A.A Sri Wulandari Trisna, berusia 64 tahun, juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi yang sama.

Baca Juga:  Polda Bali Sebut Ada 11 Lokasi Terjadinya Pohon Tumbang dan Bangunan Roboh di Denpasar

Menurut keterangan saksi dari kepala lingkungan dan tetangga, IB. Ardana dikenal rutin berolahraga pagi di kompleks perumahan. Namun, dalam sebulan terakhir, ia tidak terlihat lagi berolahraga. Pada saat anak dan menantunya mengunjungi kediaman almarhum, mereka mendapati rumah terkunci dari dalam. Setelah usaha membuka pintu dari luar tidak membuahkan hasil, mereka menghubungi kepala lingkungan setempat.

Baca Juga:  Polres Klungkung Ungkap Kasus Penipuan dan Penggelapan Barang Seharga 33 Juta

Saat kepala lingkungan, anak, dan menantu memasuki teras rumah, mereka mencium bau menyengat. Merasa curiga, kepala lingkungan segera menghubungi pihak kepolisian, Babinkamtibmas, Babinsa, Pecalang, dan petugas medis untuk melakukan pengecekan.

Setelah mendobrak pintu, kedua jenazah ditemukan dalam keadaan meninggal dengan posisi terpisah. IB. Ardana ditemukan tergeletak di dekat pintu dapur, sedangkan istrinya ditemukan terlentang di atas tempat tidur. Kedua jenazah sudah mengeluarkan bau tak sedap.

Polisi segera menghubungi ambulans BPBD untuk mengevakuasi jenazah ke rumah sakit. Saat ini, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan oleh Polresta Denpasar. Polisi telah melakukan olah TKP dan memasang police line di rumah almarhum.

Baca Juga:  Guru Besar FTP Unud Dipercaya Sebagai Narasumber pada Pendampingan Pembuatan Kurikulum MBKM Universitas Bali Dwipa

Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan rasa prihatin dan dukacita mendalam atas kejadian ini dan berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Kami semua sangat prihatin atas kejadian ini dan turut berdukacita. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan,” tutupnya.(den/ub)