Polda Bali Kerahkan Personil dalam Operasi Ketupat Agung Sambut Idul Fitri

0
171

UPDATEBALI.com, Denpasar – Menjelang hari Raya Lebaran Idul Fitri, Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggelar apel Pasukan Operasi Ketupat Agung 2022, bertempat di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, pada Kamis (22/4/2022) pagi.

Dalam kegiatan yang digelar, Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra memimpin langsung apel tersebut yang didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, serta seluruh Wadir masing-masing Satker yang nantinya terlibat dalam kegiatan Apel Operasi Ketupat Agung yang digelar tersebut.

Baca Juga:  Film Thriller Hollywood 'Murder Below Deck' Debut di Bali, Tampilkan Keindahan dan Misteri Pulau Dewata

Kapolda Bali menjelaskan, Personel yang diterjunkan sebanyak 5100 personel Polda dan gabungan, ada unsur TNI, Polri, Pemda, BPBD dan akan random cek swab anti gen bagi pemudik serta juga didukung dengan aplikasi Peduli lindungi.

“Dimana, kegiatan ini akan dimulai dari tanggal 10 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2022. Agar kondisi dalam suasana perayaan Idul Fitri 2022 ini dapat berjalan kondusif, demi kenyamanan kita bersama,â€? jelas Kapolda Bali.

Baca Juga:  Keterbatasan Fiskal, Pj Mahendra Jaya Paparkan Pola Pemprov Bali Tangani Kemiskinan

Wakil Gubernur Bali dalam sambutannya mengatakan, pemerintah memberikan kelonggaran bagi masyarakat dalam  kegiatan Idul Fitri, seperti perjalanan mudik dan melaksanakan persembahyangan di masjid.

“Namun perlu diingat kelonggaran yang diberikan pemerintah masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan minimal sudah di vaksinasi tahap kedua, untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19,” imbau Wagub Bali.

Kapolda Bali menambahkan, pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai menyiapkan kantong atau lokasi parkir untuk arus mudik dan arus balik mudik sebagai antisipasi penumpukan kendaraan.

Baca Juga:  Gelaran Pesta Kesenian Bali Mampu Tarik Kunjungan Wisatawan Domestik

“Disetiap kantong atau lokasi parkir akan ada gerai vaksinasi bagi masyarakat yang belum di vaksin baik tahap kedua atau ketiga (booster),” tutup Kapolda Bali.(den/ub)