UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di Desa Tojan, Kabupaten Klungkung, pada Rabu 18 Oktober 2023 sekitar pukul 14.00 Wita. Pohon Kepah yang berumur ratusan tahun tumbang dan menimpa pelinggih Pura Setra Seluang, mengakibatkan hampir 80 persen bangunan pelinggih pura mengalami kerusakan parah.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, yang mendengar musibah ini, segera memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama-sama dengan masyarakat setempat untuk melakukan gotong-royong membersihkan material pura yang rusak. Selain itu, Bupati Suwirta juga meminta agar segera dibuat laporan mengenai kerugian material yang dialami pura, serta disusun perencanaan proposal perbaikan.
“Segera urus proposalnya agar cepat selesai. Saya sangat perihatin dengan kejadian ini dan mari bersama-sama semangat bergotong-royong,” harap Bupati Suwirta.
Pura Dalem Setra Seluang, yang diempon oleh tiga tempek, yaitu Tempek Klodan, Tempek Tengah, dan Tempek Kaler, mengalami kerusakan yang cukup signifikan akibat kejadian ini. Kelihan Pura Dalem Setra Seluang, Made Eka, menjelaskan bahwa pohon Kepah tumbang tersebut awalnya diketahui oleh salah satu warga yang memiliki sawah di dekat pura.
Menurut Made Eka, pohon tumbang ini disebabkan oleh usia yang sudah sangat tua, bahkan ratusan tahun. Akibatnya, hampir 80 persen bangunan pelinggih yang ada di pura mengalami kerusakan parah.
“Mendengar informasi dari salah satu warga, saya bersama pengempon pura segera berbondong-bondong menengok situasi dan kondisi di tempat ini. Hampir 80 persen bangunan pelinggih rusak, dan saat ini sudah dilakukan pembersihan material. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Suwirta yang ikut turun ke lokasi dan menindaklanjuti kejadian ini sehingga nantinya segera mendapatkan perbaikan,” ungkap Made Eka.
Kejadian ini memperlihatkan semangat gotong-royong masyarakat Klungkung dalam menghadapi musibah, dan upaya pemulihan pura ini akan segera dimulai dengan perencanaan yang matang. Semua pihak berharap agar Pura Setra Seluang dapat segera pulih dan kembali menjadi tempat ibadah yang sakral bagi warga Klungkung.(tra/ub)





