UPDATEBALI.com, BULELENG – Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan meningkatkan pelayanan kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng menerima serah terima hasil dari Bulan Dana PMI tahun 2023 serta membuka Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Buleleng tahun 2024.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah, swasta, dan masyarakat, yang menggarisbawahi pentingnya peran PMI dalam membantu tugas sosial kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, menekankan pentingnya eksistensi PMI dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat. Suyasa menghimbau seluruh stakeholder untuk bersatu padu dalam mendukung PMI agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
“PMI sangat memerlukan kesadaran dalam mengatasi masalah pendanaan serta kontribusi dalam bentuk lainnya untuk mendukung kegiatan kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan dukungan yang diberikan oleh semua pihak. Dana yang terhimpun melalui Bulan Dana PMI Kabupaten Buleleng Tahun 2023, sebesar Rp. 332.680.300, akan digunakan untuk biaya operasional dalam kegiatan kemanusiaan dan peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.
Turut hadir dalam acara ini perwakilan PMI Provinsi Bali, Forkopimda Buleleng, Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Buleleng, serta seluruh jajaran PMI Kabupaten Buleleng. Semua pihak berharap bahwa dana yang telah terhimpun akan dapat digunakan secara efektif untuk mendukung program-program kemanusiaan yang direncanakan oleh PMI Kabupaten Buleleng.
Dengan kerjasama yang solid antara PMI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kemanusiaan di Kabupaten Buleleng akan semakin didukung dan terlindungi dengan baik dalam menghadapi tantangan-tantangan masa depan. (adv/ub)





